Latin
: Glycine max (L.) Merr.
Indonesia : Kedelai / Kedele
English : Soybean
Suku : Papilionaceae (Leguminosae)

Uraian
Tanaman :
Tanaman ini banyak ditanam di sawah sehabis panen
padi sebagai palawija yang dapat memperbaiki keadaan
tanah. Kedelai merupakan tanaman semak semusim,
tingginya 20 - 60 cm. Batang tanaman kacang-kacangan
ini bersegi, berwarna hijau keputih-putihan. Daunnya
segitiga majemuk, berbentuk bulat telur, ujung tumpul,
tepi rata. Bunganya majemuk, berbentuk tandan, berwarna
ungu / kuning keputihan. Buah kedelai berbentuk
polong, seperti kacang, bertangkai pendek, pipih.
Buah mudanya berwarna hijau dan tuanya berwarna
kuning. Menurut varietasnya, ada kedelai hitam dan
ada kedelai putih. Kedelai tidak hanya mengandung
lebih banyak Protein melebihi daging sapi dan ayam,
tetapi juga kadar lemaknya yang relatif lebih rendah
tapi bernilai tinggi.
Kandungan & Manfaat :
Kedelai mengandung protein, zat besi,kalsium, vitamin
A, B, B1 , B2, yang lebih banyak dibandingkan dengan
jenis kacang lainnya, juga B12 yang berperan dalam
pembentukan sel-sel darah merah. Kandungan lesitin
pada kedelai, yang mengandung lemak tak jenuh linoleat,
oleat dan arakhidat, berfungsi sebagai lipotropikum,
zat yang mencegah penumpukan lemak berlebihan dalam
tubuh. Sedangkan, kandungan serat kedelai yang sangat
tinggi, membantu merangsang metabolisme dan dapat
menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Zat mutagenik,
anti kanker, genistein, yaitu senyawa fitoesterogen
dalam kedelai dapat menghambar pertumbuhan sel kanker
atau tumor.
Kegunaan :
1. Diabetes (bijinya)
2. Batuk
3. Edema
4. Ginjal
5. Rematik
6. Anemia
7. Mencegah serangan jantung
8. Hipertensi
9. Anti kanker dan tumor
10. Hepatitis
11. Diare
12. Nyeri perut (akarnya)