asiamaya.com - optimized for cell phone and PC browsing

HOME

UANG PENGHARGAAN AKIBAT ADANYA PHK


Pertanyaan :

Berdasarkan SK Men No.150 Thn 2000 Bab IV pasal 26, maka bila ada seorang karyawan mengundurkan diri apakah orang tersebut berhak mendapatkan uang perhargaan sesuai dengan pasal 23 dan pasal 24 ? Karena pada saat ini pihak Apindo masih belum menyetujui SK tersebut, maka apa yang harus kita lakukan untuk meyakinkan perusahaan bahwa SK tersebut tetap berlaku.

Retno


Jawaban :

Masalah terpenting dalam ketenagakerjaan adalah soal pemutusan hubungan kerja. Berakhirnya hubungan kerja bagi tenaga kerja berarti kehilangan mata pencaharian yang berarti pula permulaan masa pengangguran dengan segala akibatnya. Akan tetapi dalam kenyataannya membuktikan bahwa pemutusan hubungan kerja tidak dapat dicegah seluruhnya.

Dalam pasal 26 KEP-150/MEN/2000 disebutkan "Dalam hal terjadi pemutusan hubungan kerja pekerja mengundurkan diri secara baik atas kemauan sendiri, maka pekerja berhak atas uang penghargaan masa kerja dan ganti kerugian sesuai ketentuan Pasal 23 dan Pasal 24."

Dari ketentuan diatas sudah jelas bahwa karyawan yang mengundurkan diri berhak mendapatkan uang penghargaan sebagaimana disebutkan dalam pasal 23 dan 24.

Besarnya uang penghargaan masa kerja sebagai berikut (pasal 23) :
a) masa kerja 3 tahun atau lebih tetapi kurang dari 6 tahun.......... 2 bulan upah;
b) masa kerja 6 tahun atau lebih tetapi kurang dari 9 tahun ......... 3 bulan upah;
c) masa kerja 9 tahun atau lebih tetapi kurang dari 12 tahun ....... 4 bulan upah;
d) masa kerja 12 tahun atau lebih tetapi kurang dari 15 tahun ....... 5 bulan upah;
e) masa kerja 15 tahun atau lebih tetapi kurang dari 18 tahun ....... 6 bulan upah;
f) masa kerja 18 tahun atau lebih tetapi kurang dari 21 tahun ....... 7 bulan upah;
g) masa kerja 21 tahun atau lebih tetapi kurang dari 24 tahun ....... 8 bulan upah;
h) masa kerja 24 tahun atau lebih ....... 10 bulan upah.

Ganti kerugian meliputi (pasal 24) :
a. ganti kerugian untuk istirahat tahunan yang belum diambil dan belum gugur.
b. ganti kerugian untuk istirahat panjang bila mana diperusahaan yang bersangkutan berlaku peraturan istirahat panjang dan pekerja belum mengambil istirahat itu menurut perbandingan antara masa kerja pekerja dengan masa kerja yang ditentukan untuk dapat mengambil istirahat panjang.
c. Biaya atau ongkos pulang untuk pekerja dan keluarganya ketempat dimana pekerja diterima bekerja.
d. penggantian perumahan serta pengobatan dan perawatan ditetapkan sebesar 15 % ( lima belas perseratus) dari uang pesangon dan atau uang penghargaan masa kerja apabila masa kerjanya telah memenuhi syarat untuk mendapatkan uang penghargaan masa kerja.
e. hal-hal yang ditetapkan oleh Panitia Daerah atau Panitia Pusat.

Mengenai pihak perusahaan yang masih belum menyetujui Keputusan Menteri tersebut, sebaiknya masalah ini diadukan kepada yang melaksanakan tugas-tugas serta pengawasan dibidang ketenagakerjaan yaitu Departemen Tenaga Kerja. Tujuan adanya sistem pengawasan tenaga kerja ini untuk menjamin pelaksanaan pengaturan ketenagakerjaan serta peraturan-peraturan pelaksananya.


***

For me, however, saw palmetto is a clear erection killer or rather, after taking a recommended dosage of a standardized saw palmetto extract for a single day, an erection becomes difficult to achieve, indeed.

This page: http://www.asiamaya.com/konsultasi_hukum/perj_kerja/uang_penghargaan.htm
Copyright © Dan Kardarron
333 Srinakarin Roads
Nongbonsa
Bangkok, 10250
Thailand