|
Versi
Inggris
India
/ Agra / Sejarah
Agra
merupakan kota pilihan kaisar Mughal di awal tahun.
Kota ini ada pada saat pendiri dinasti ini yaitu
Babur, merencanakan membangun taman Persia di
tepi sungai Yamuna.
Akbar
yang merupakan cucu laki-lakinya, membuat benteng
tinggi yang dikenal dengan benteng merah yang
sangat terkenal. Di dalamnya, Jehangir membangun
istana mawar merah, membuat halaman yang luas
dan kebun. Shahjehan menambahkannya dengan membangun
Masjid dari marmer, istana dan pavilyun yang dihiasi
oleh mutiara yang bertatahkan marmer putih.
Pada
pinggiran Agra, di Sikandra, Akbar membuat makam
yang indah dan besar dikebunnya sendiri. Di Fatehpur
Sikri ia menciptakan sejumlah kota baru. Ia ingin
mewujudkan khayalannya menjadi kenyataan. Ia menjalankan
konsep yang sangat unik, dengan membuat rancangan
dan memberi masukan dalam menentukan gaya arsitektur.
Semuanya lebih bernuansa Islami dan dilengkapi
dengan dekorasi seni pahat yang dikerjakan oleh
orang Hindu yang sangat ahli.
Noorjehan membuat sebuah pemakaman indah yang
bertahtakan marmer untuk orangtuanya. Tetapi kemuliaan
tertinggi Agra adalah tetap bangunan Taj Mahal.
Dimana tugu ini dibangun untuk mengenang cinta
Shahjehan dengan permaisurinya yaitu Mumtaz Mal.
Kembali
ke halaman daftar isi
|