
asiamaya.com - optimized for cell phone and PC browsing
Sejarah
Letak Indonesia sangat strategis yang merupakan terusan antara Samudra India dan Samudra Pasific, yang memiliki sejarah kebudayaan, agama, politik dan ekonomi sangat menarik.
Fakta dari penduduk pertama Indonesia adalah termasuk fosil " Orang Jawa " ( Phithecanthropus Erectus ), diperkirakan telah berumur 500.000 tahun, yang ditemukan dekat perkampungan Trinil di Jawa Timur oleh Dr. Eugene Dubois tahun 1809.Mayoritas pendatang pindah ke kepulauan Indonesia dimulai sekitar 3000 tahun yang lalu membawa kebudayaan Dongson dari Vietnam dan Cina Selatan, yang membawa mereka kepada kebudayaan zaman batu, perunggu dan zaman besi sama halnya dengan bahasa yang berasal dari rumpun bahasa Austronesia.Tekhnik mereka dalam mengairi pengolahan sawah telah dipraktekkan di lahan Indonesia saat ini.Dampak lainnya yang tersisa adalah acara ritual pengorbanan kerbau, pembangunan dengan batu megalit, dan tenunan ikat yang sangat kelihatan di jalan lintas daerah-daerah terpencil di kepulauan.
Indonesia masih berada di bawah pengaruh kebudayaan India yang sangat kuat, walaupun sedikit demi sedikit pemasukan dari perdagangan India di abad pertama setelah Masehi, ketika berjayanya kerajaan Hindhu dan Budha mulai muncul.Pada abad ke-7, kebudayaan Budha pada kerajaan Sriwijaya mulai berkembang, ide selama periode ini adanya pertunjukkan hebat dari Borobudur, candi Budha yang dibangun di Pusat Jawa.Abad ke-13 kelihatan sangat dominan kejayaan Majapahit pada kerajaan Hindhu di Jawa Timur, yang telah disatukan menjadi Indonesia modern saat ini dan merupakan bagian dari semenanjng Melayu, yang berkuasa selama 2 ( dua ) abad.Tugu yang ada di sekitar jalan lintas Jawa seperti candi Prambanan yang letaknya dekat dengan Yogyakarta dan candi Penataran yang letaknya di Jawa Timur dan beberapa candi lainnya terletak di dataran tinggi yang merupakan sisa dari sejarah kejayaan Indonesia.
Tahun 1292, Marco Polo datang sebagai orang Eropa pertama untuk menjejakkan kaki di pulau-pulau Indonesia, tetapi tidak berlangsung lama hingga Portugis datang untuk mencari rempah-rempah. Tahun 1509, Portugis mendirikan pos perdagangan di pusat perniagaan yang strategis dari Malaka di semenanjung Melayu. Mereka membangun benteng agar musuh-musuh mereka tidak mampu menemukan mereka untuk mengizinkan Portugis mengawasi kembali rute perdagangan yang strategis dari Malaka ke Macau, Goa, Mozambiq dan Angola.
Melihat kesuksesan Portugis, Belanda mengikuti dan menggantikannya pada abad 16. Mereka mengusir Portugis dari kepulauan timur,sehingga mendatangkan perselisihan dengan kekuatan Eropa utama lainnya, Spanyol bingung dengan perhatian seorang koloni di Manila. Belanda memperluas pengawasan mereka ke seluruh wilayah di abad 17 dan 18.
India Belanda bagian timur, yang telah diketahui sebelumnya, menjatuhkan peraturan Inggris untuk jangka waktu yang singkat selama perang Napolion tahun 1811-1816, ketika Negara Belanda menduduki Negara Perancis, dan kekuatan Belanda di luar negeri telah terbatas. Ketika pengawasan di bawah Inggris gubernur Lt. dari Jawa dan tanah jajahan Thomas Stamford Raffles, yang mengetahui sikap liberalisnya terhadap rakyat di bawah peraturan seorang koloni dan penelitiannya terhadap sejarah Jawa.
Dengan kembalinya Belanda tahun 1816, terjadi perdamaian yang menghentikan perpanjangan pertumpahan darah dilancarkan dengan perlawanan masyarakat lokal terhadap pemerintahan kolonial Belanda. Nasionalis rakyat Indonesia dan perubahan kemerdekaan di abad 20 mendukung mereka di masa ini.Pengklasifikasian golongan rakyat atas dan golongan rakyat menengah, adalah yang memiliki pendidikan dan hubungan dengan kebudayaan Barat yang menjadikan mereka lebih mengetahui tentang keadilan kolonial, dimulai dengan masa perubahan yang akhirnya menarik para pendukung dari petani dan kalangan urban.
Jepang menggantikan kedudukan Belanda mengatur Indonesia untuk masa yang singkat selama perang dunia ke-2. Jepang menyerahkan Indonesia tahun 1945 disertai dengan berakhirnya perang dunia ke-2, inilah awal dari kemerdekaan Indonesia sesungguhnya. Perubahan utama adalah menyadari secara umum mengenai konsep-konsep Kemerdekaan dan Demokrasi, Proklamasi Indonesia berisikan mengenai kemerdekaan yang diperingati tanggal 17 Agustus setiap tahunnya.
Kembalinya kepahitan Belanda melawan rasa nasionalis rakyat Indonesia yang berpindah dan sebentar-sebentar menimbulkan perkelahian. Dibawah bantuan kesatuan nasional Hague, akhirnya diadakan persetujuan yang terjadi pada tanggal 09 Desember 1949 secara resmi, dan Indonesia mendapatkan pengakuan di luar kedaulatan India Belanda bagian Timur terlebih dahulu.