|
English
Version
Iraq
/ Sejarah / Mesopotamia Kuno
Sejarah Mesopotamia dimulai dengan peradaban Sumerians,
yang beremigrasi dari dataran tinggi Iraq dan Anatolia
utara sekitar 3000 BC. Dua kerajaan, Summer dan Akkade
mengkombinasikannya sekitar 2350 BC menjadi satu bangsa
dibawah kekuasaan Raja Sargon dari Agade. Pada tahun
2000 BC suku Amorit mengambil alih kekuasaan tersebut.
Raja mereka, Hammurabi, yang menjadikan Babylon sebagai
kota yang terkenal (lihat Babylonia), memiliki pola
pikir yang bagus tentang hukum. Setelah kematiannya,
terjadilah invasi bangsa Hittites kemudian disusul pula
oleh bangsa Kassites, dimana bangsa ini adalah bekas
kerajaan Assyiria sekitar tahun 1350 BC. Bangsa Kassites
memiliki ibukota di Ashur, namun kemudian mereka memindahkannya
pada tahun 720 BC menunju Nineveh, berlawanan dengan
kota modern Mosul.
Banyaknya
invasi dari berbagai macam suku memberikan kelemahan
pada kekaisaran Assyirian pada abad berikutnya, dan
suku Chaldeans dibawah kekuasaan Raja Nebuchadnezzar
II membangun kembali Babylon dan memimpin selama 40
tahun. Pada tahun 539 BC terjadi incasi besar-besaran
oleh Persia, setelah itu Persia mulai berkuasa sampai
pemimpin mereka The Great Alexander ditaklukkan pada
tahun 331 BC. Penggantinya bangsa Seleucids berkuasa
sampai 175 tahun, pada masa-masa tersebut banyak sekali
terpengaruh dari kultur Yunani dan akhirnya menjadi
bagian yang sangat penting. Invasi Persia dibawah kekuasaan
bangsa Parthians dan kemudian oleh bangsa Sassanids
yang kemudian tidak dapat dipungkiri lagi sebagai ibukota
yang baru di Ctesiphon dekat MIdpoit Sungai Tigris.
kembali
ke halaman daftar isi
|