|
English
Version
Iraq
/ Mosul / Penduduk
Sebagian besar penduduk kota Mosul adalah
orang-orang Syiria. Walaupun sebenarnya mereka bukan
keturunan Syiria asli. Mereka aslinya datang dari pegunungan
Jebel sebelah barat laut. Mereka juga berbahasa Arab
seperti penduduk Iraq yang lainnya.
Buckingham menuliskan bahwa di Mosul 'Orang Kristen
diperkirakan: Chaldeans kedua-duanya gambaran, salah
satu dari yang berbeda dengan ummat Katolik yang jumlahnya
sedikit, di sana juga diperkirakan ada sekitar seribu
keluarga; Syiria berjumlah lima ratus' . Populasi secara
menyeluruh 'diperkirakan oleh penduduk setempat melebihi
ratusan ribu; tetapi saya harus berpikir.....bahwa hal
itu bahkan kurang dari setengahnya'. Fakta menyatakan
bahwa dengan banyaknya populasi belum tentu sebuah kota
nampak tumbuh subur. Sektiar 1800 penduduk Mosul berisi
populasi asing yang meliputi Carmelites Perancis (Perancis
dan Italia dengan baik diwakili), pemilik bankir Yunani
dan saudagar Venetian. Pegawai Inggris dari Perusahaan
India Timur dalam perjalanannya dari India menuju London.
Tartar mengirimkan para penunggang kudanya ke utara,
sambil membawa surat diplomatik ke Istanbul, transportasi
dengan unta biasanya mengangkut surat biasa dari Mosul
dan Aleppo menuju Laut Tengah. Dari Basra perahu di
sebelah dalam selatan membawa satin dan beludru dari
Perancis, kain Inggeris, logam-logam dari Jerman, gelas-gelas
dari Wina dan Bohemia, serta gula dari Amerika.
Di Mosul ini lebih banyak kristiani dibandingkan kota-kota
lain yang ada di Iraq. Dan hal tersebut memang telah
berlangsung lama. Desa mereka menutupi bukit rendah
di sebelah utara dari kota dan biara mereka letaknya
seperti sebagai tempat perlindungan di atas sebelah
gunung. Salah satu dari masalah Mosul pada masa lalu
adalah persengketaan tidak berakhir antara sekte dan
umat penting Kristen di kota Kristen, walaupun sudah
lama sejak memberikan cara kedamaianyang lengkap.
kembali
ke halaman daftar isi
|