pt.asiamaya dotcom indonesiaH O M Etravel / wisata
Pandu Asiamap / peta indonesiaMaps Jakarta with PhotosSingapore Streets AtlasIndonesia GuideAsia GuideTravel AsiaHotel BookingsApartments in Jakartadictionary / kamusIndonesia - EnglishVIP / Figur IndonesiaBintang IndonesiaTokoh IndonesiaInternational FiguresBintang IndiaBintang MeksikoBintang MalaysiaBintang MandarinInternational CelebritiesSports / OlahragaPemain SepakbolaKlub Sepakbola
Business / BisnisPublic CompaniesHealth / KesehatanBerita KesehatanJamu InformationNutrisiLaw / HukumKonsultasi HukumUndang-undangBerita HukumEducation / PendidikanPerguruan TinggiDirectory / DirektoriIndonesia ISPPostal RatesCompany Profile


Laos


Kota Vientiane


Pada tahun 1563, Raja Setthathirat membuat Vientiane (dalam bahasa Lao yaitu Vieng Chan) sebagai ibukota dari kerajaan Lane Xang. Dua Wat yang paling terpenting di Vientiane pada saat itu adalah Wat That Luang dan Wat Phra Kaeo kembali ke asalnya.

Pada tahun 1827, kota Vientiane berhasil ditaklukan dan diambil alih oleh tentara Siam. Pada beberapa dekade, kota ini dibiarkan hancur. Hingga akhirnya, Perancis datang dengan pemerintahan kolonialnya ke Vientiane. Seperti halnya Phnom Penh dan Saigon, bentuk bangunan-bangunan di Vientiane tidak dipengaruhi oleh arsitektur Perancis, bahkan lebih dipengaruhi oleh arsitektur Thai.

Dengan jumlah penduduk yang hampir setengah juta jiwa, Vientiane merupakan ibukota terkecil di Asia Tenggara (kecuali Bandar Seri Begawan, Brunei).

 

back to content page

 


This page : http://www.asiamaya.com/panduasia/laos/e-03vien/el-vie10.htm
Copyright Asiamaya.com 2000
PT Asiamaya Dotcom Indonesia