pt.asiamaya dotcom indonesiaH O M Etravel / wisata
Pandu Asiamap / peta indonesiaMaps Jakarta with PhotosSingapore Streets AtlasIndonesia GuideAsia GuideTravel AsiaHotel BookingsApartments in Jakartadictionary / kamusIndonesia - EnglishVIP / Figur IndonesiaBintang IndonesiaTokoh IndonesiaInternational FiguresBintang IndiaBintang MeksikoBintang MalaysiaBintang MandarinInternational CelebritiesSports / OlahragaPemain SepakbolaKlub Sepakbola
Business / BisnisPublic CompaniesHealth / KesehatanBerita KesehatanJamu InformationNutrisiLaw / HukumKonsultasi HukumUndang-undangBerita HukumEducation / PendidikanPerguruan TinggiDirectory / DirektoriIndonesia ISPPostal RatesCompany Profile


Laos


Kota Luang Prabang


Luang Prabang terletak di tepi sungai Mekong, sekitar 500 kilometer dihulu sungai dari Vientiane dan 300 meter diatas permukaan laut. Luang Prabang merupakan kota tertua di Laos yang masih ada sampai sekarang. Sejarah terpenting bagi kota ini adalah kota ini pernah menjadi pusat kerajaan. Pada tahun 1563 Raja Setthathirat memindahkan pemerintahannya ke Vientiane, tetapi pada saat itu, Luang Prabang sudah menjadi ibukota selama hampir 800 tahun.

Memang benar, kerajaan-kerajaan yang pernah berkuasa selama 600 tahun pertama dari sejarah Luang Prabang tidak pernah bisa berkembang dan memperluas kerajaannya. Hanya Pangeran Fa Ngoum yang menjadikan Luang Prabang sebagai ibukota, dapat memperluas kerajaannya.

Kota kecil yang saat ini berpenduduk 20.000 jiwa, merupakan kota yang indah karena terletak dibawah kaki gunung berbatu, gunung Phousi dan di tepi sungai Mekong. Kota ini memiliki suasana yang romantis, walaupun banyak bangunannya yang tidak terlalu kuno. Tetapi di kota ini dikelilingi oleh hutan yang luas, sehingga masyarakat bisa memanfaatkan hasil hutan yaitu kayu, sebagai bahan bangunan.

Selama sejarah berlangsung, kota sering kali ditaklukkan dan habis terbakar. Kejadian seperti ini terakhir kali berlangsung pada tahun 1880-an ditangan bangsa Cina. Kota ini seringkali menjadi sasaran permusuhan oleh bangsa Thailand dan bangsa Vietnam.

Setelah penyerbuan, banyak bangunan yang rusak dibangun kembali dan beberapa diantaranya terus dirombak, agar bentuknya kira-kira seperti sebelum penyerbuan berlangsung. Walaupun tidak lama setelah ini secara fisik arsitektur ditentukan kembali seperti berabad-abad lalu, yang disesuaikan dengan kondisi kota maka tidak dapat diragukan lagi, akan menambah daya tarik Luang Prabang. Untuk itu, banyak Wat di dalam maupun di sekitar kota didirikan sebagai sarana spiritual.

 

back to content page

 


This page : http://www.asiamaya.com/panduasia/laos/e-04luan/el-lua10.htm
Copyright Asiamaya.com 2000
PT Asiamaya Dotcom Indonesia