|
English
Version
Pahlawan
Maldivia
Bangsa
Portugis sangat berminat pada negara Maldives
karena di negara ini terdapat kerang laut, gading
dan bahan bahan untuk membuat parfum, pertama
tama mereka mendekati sultan yang tersingkir,
yaitu Sultan Hassan IX, dan menolongnya untuk
mendapatkan tahta kerajaannya kembali.
Ada tiga kali percobaan pembunuhan terhadap Ali
Rasgefaanu, yang merupakan ksatria pemberani dan
pejuang sejati. Dia menjadi Sultan Ali VI tetapi
hanya beberapa bulan kemudian dia tewas terbunuh
dalam penyerangan portugis, tewas dalam keadaan
sahid. Keberaniannya. Diabadikan di sebuah titik
dimana di anggap sebagai tempat kematiannya di
laut yang saat ini adqalah daratan kering karena
proses reklamasi di Male.
Hari
kematian sahidnya, merupakan hari libur nasional,
sebagai tanda hormat padanya Lima belas tahun
kemudian merupakan periode tergelap dalam sejarah
bangsa maldivia, ketika bangsa portugis mencoba
untuk memaksakan ajaran Christiany terhadap penduduk
pulau. Mohamed Thakurufaanu dan kedua saudaranya
yang berasal dari pulau Utheemu, menyatakan perang
gerilya selama delapan tahun lamanya, ketika salah
seorang saudaranya tertangkap dan dipenggal kepalanya.
Strategi
mereka adalah menyerang kota pada waktu malam
dan membunuh bangsa portugis pada serangan mendadak.
Thakurufaanu mencari bantuan kepada Malabari,
untuk mebunuh pemimpin bangsa portugis Andreas
Andre, yang lebih dikenal sebagai Andiri Andirin,
dan tertangkap di Malé.
Dia
menjadi sultan selama 12 tahun pertama, melatih
angkatan darat, memperkenalkan koin sebagai mata
uang, meningkatkan perdagangan dan ketaatan pada
agama serta membentuk dynasti yang bertahan selama
132 tahun.
Kembali
ke Dalam Daftar Isi
|