|
Penduduk
Shan
Walaupun
jumlahnya hanya 11 % dari jumlah keseluruhan penduduk,
Shan merupakan suku minoritas terbesar di Myanmar
dan merupakan satu-satunya suku diantara banyak
suku minoritas yang termasuk kelompok Sino
Thai, yang merupakan penduduk utama dari negara
tetangga Myanmar yaitu Thailand.
Kelompok
Shan memiliki hubungan yang sangat dekat dengan
suku Thai, mereka berbicara dengan bahasa yang
sama (hanya dialeknya saja yang berbeda).
Kelompok
Shan, terutama tinggal di bagian Myanmar yang
berbatasan dengan daerah Thailand utara. Daerah
pemukiman tersebut telah terkenal luas sebagai
tempat pengolahan opium dan pembuatan
heroin yang tersembunyi di dalam hutan.
Pimpinan
dari tentara pembebasan Shan, yaitu Khun Sa,
dianggap sebagai salah satu pengedar heroin terbesar
di dunia dan juga ikut bermain dalam perdagangan
narkotika di US.
Pada
tahun 1994, Khun Sa menginginkan Thailand untuk
merebut daerah pemukiman dari Shan. Tetapi
keinginannya tidak dituruti oleh pemerintahan
Thailand.
Pada
permulaan Perang Dunia II di wilayah Asia,
ketika Thailand masih memihak Jepang, Pemerintahan
Thailand mengirimkan tentaranya untuk merebut
wilayah pemukiman dari orang-orang Shan. Tetapi
ternyata daerah tersebut merupakan daerah
sulit karena hanya memiliki sedikit prasarana
daripada yang sekarang di mana sumber alam dari
Thailand pada kenyataanya tidak cukup untuk melakukan
penaklukan. sehingga ekspedisi tersebut dibatalkan
tanpa usaha yang lebih jauh lagi.
back
to content page
|