pt.asiamaya dotcom indonesiaH O M Etravel / wisata
Pandu Asiamap / peta indonesiaMaps Jakarta with PhotosSingapore Streets AtlasIndonesia GuideAsia GuideTravel AsiaHotel BookingsApartments in Jakartadictionary / kamusIndonesia - EnglishVIP / Figur IndonesiaBintang IndonesiaTokoh IndonesiaInternational FiguresBintang IndiaBintang MeksikoBintang MalaysiaBintang MandarinInternational CelebritiesSports / OlahragaPemain SepakbolaKlub Sepakbola
Business / BisnisPublic CompaniesHealth / KesehatanBerita KesehatanJamu InformationNutrisiLaw / HukumKonsultasi HukumUndang-undangBerita HukumEducation / PendidikanPerguruan TinggiDirectory / DirektoriIndonesia ISPPostal RatesCompany Profile


Untuk informasi selanjutnya tentang Myanmar Dinasti Taungu, silahkan coba search engine di kanan. Ketik saja Myanmar Dinasti Taungu dan tekan Enter.

For more information about Myanmar Dinasti Taungu, please try the search engine to the right. Just type Myanmar Dinasti Taungu and press Enter.
www.goto.com Search the Web.
Myanmar


Dinasti Taungu


Setelah dua abad, selama masa kerajaan-kerajaan di Myanmar, kerajaan Shan dan kerajaan Mon yang berada di wilayah Myanmar terus menerus tanpa henti-hentinya berperang satu sama lain. Raja Minkyino naik menjadi penerus tahta kerajaan kota Birma di Taungu pada tahun 1486. Pada masa kekuasaannya Dia memulai untuk membangkitan kembali masa kejayaan dari kerajaan Birma.

Setelah Raja Minkyino meninggal dunia pada tahun 1530, putranya yang pertama yang baru berumur 16 tahun yaitu Tabengshweti menjadi raja Taungu. Tabengshweti mengikuti kebijaksanaan agresif yang bertujuan untuk menghidupkan kembali kejayaan kerajaan Birma yang berbatasan langsung dengan bekas kerajaan Bagan.

Pada tahun 1535, pasukan Tabengshweti menaklukan pelabuhan Mon di kota Bassein dan juga pada tahun 1539, kota Mon yang terpenting pada saat itu yaitu Bago berhasil ditaklukan. Penaklukan selanjutnya diteruskan ke sebelah utara bukit Ayeyarwaddy memastikan daerah kekuasasan kerajaan Tabengshweti, yang sekarang merupakan daerah Myanmar.

Tabengshweti meninggal pada tahun 1550. Penaklukannya adalah pada beberapa daerah-daerah alam saja, karena pada waktu itu Birma memiliki masalah dengan beberapa kekuatan dari kerajaan Shan di utara. Putra dari Tabengshweti yaitu Byinnaung menaiki tahta kerajaan Taungu dan harus kembali menaklukan banyak kota-kota lainnya, di mana ayahnya telah menaklukan sebelumnya, diantaranya adalah Bago.

Pada tahun 1564, Bayinnaung (Menurut sumber dari suku Siam : Bhueng Noreng) mengepung penuh daerah ibukota Siam dari Ayutthaya, sampai wilayah itu menyerah pada syarat yang diajukan kerajaan Birma. Raja Siam dan keluarganya di culik dan di bawa ke Myanmar, begitu pula beberapa gajah putih yang bernilai tinggi.

Semenjak Siam tidak memenuhi peraturan untuk memberikan upeti kepada kerajaan Birma, pada tahun 1569, Bayinnaung memaksa untuk menyerang Siam kembali, dengan memimpin pasukan sebanyak 200.000 tentara. Setelah di kepung selama tujuh bulan Ayutthaya dapat di rebut dengan paksa.

Raja Bayinnaung meninggal dunia pada tahun 1581. Penggantinya, yaitu putranya Nandanaung, bagaimanapun juga dia tidak memiliki bakat yang sama dengan ayahnya. Selama 18 tahun masa kekuasaannya, Nandanaung kehilangan banyak daerah taklukan yang pernah ditaklukan oleh ayahnya dahulu.

15 tahun setelah kejatuhan Ayutthaya, pad tahun 1584, Siam sekali lagi menyatakan kemerdekaannya. Beberapa kampanye ke Siam, terakhir pada tahun 1592, mendapatkan ketidakberhasilan. Selama dekade berikutnya kerajaan dari Dinasti Taungu di Myanmar menjadi terpecah belah.

Pada tahun 1636, Birma memindahkan ibukota mereka dari Taungu ke Ava di sebelah utara (dekat dengan daerah Mandalay yang sekarang). Kerajaan Birma berlanjut kehilangan akan pengaruhnya. Pada saat yang sama kerajaan Mon, yang masih beribukota di Bago, tumbuh menjadi kuat.

Kerajaan Mon menaklukan Ava pada tahun 1752, dan menjadikannya sebagai ibukota sementara mereka.

 

back to content page

 


This page : http://www.asiamaya.com/panduasia/myanmar/e-01land/em-lan41.htm
Copyright Asiamaya.com 2000
PT Asiamaya Dotcom Indonesia