pt.asiamaya dotcom indonesiaH O M Etravel / wisata
Pandu Asiamap / peta indonesiaMaps Jakarta with PhotosSingapore Streets AtlasIndonesia GuideAsia GuideTravel AsiaHotel BookingsApartments in Jakartadictionary / kamusIndonesia - EnglishVIP / Figur IndonesiaBintang IndonesiaTokoh IndonesiaInternational FiguresBintang IndiaBintang MeksikoBintang MalaysiaBintang MandarinInternational CelebritiesSports / OlahragaPemain SepakbolaKlub Sepakbola
Business / BisnisPublic CompaniesHealth / KesehatanBerita KesehatanJamu InformationNutrisiLaw / HukumKonsultasi HukumUndang-undangBerita HukumEducation / PendidikanPerguruan TinggiDirectory / DirektoriIndonesia ISPPostal RatesCompany Profile


Untuk informasi selanjutnya tentang Myanmar Perang Dunia II, silahkan coba search engine di kanan. Ketik saja Myanmar Perang Dunia II dan tekan Enter.

For more information about Myanmar Perang Dunia II, please try the search engine to the right. Just type Myanmar Perang Dunia II and press Enter.
www.goto.com Search the Web.
Myanmar


Perang Dunia II, dan Periode Setelah Perang


Pada tahun 1924, 15 orang tentara Jepang menyerang Myanmar. Penyerangan itu awalnya di dukung oleh sebagian kecil pasukan dari nasionalis Myanmar, di antara mereka terdapat Aung San dan kawan-kawannya Ne Win. Ketika pasukan Jepang dengan cepat menguasai wilayah sentral dari Myanmar, Penjajah Inggris terpaksa mundur ke India tetapi tanpa menghancurkan sebagian besar infrastruktur yang ada, yang telah di bangun dalam dekade kekuasan Inggris, dalam pengertian tanpa melakukan politik Bumi Hangus.

Jepang menyatakan kemerdekaan Myanmar. Aung San menjadi Menteri Peperangan Birma, Ne Win naik menjadi kepala staf jenderal yang pro terhadap tentara Jepang dan Myanmar. Selama tiga tahun menduduki Myanmar oleh tentara Jepang, Pasukan Inggris kembali melanjutkan aksinya dalam menyerang pasukan Jepang dan pemerintahan Myanmar, dengan melakukan perang bergerilya. Keduanya menderita kerugian yang sangat besar.

Ketika mulai jelas, bahwa Jepang akan kalah dalam perang, pada Maret 1945, tentara Myanmar yang dipimpin oleh Aung San berpindah pihak dan menyatakan daerahnya bergabung dengan tentara sekutu. Pada bulan berikutnya tentara Myanmar mendukung penaklukan kembali Myanmar ke tangan pasukan Inggris.

Pasukan Jepang yang ada di Myanmar menyerah pada Agustus 1945. Inggris hanya sementara waktu menempatkan kembali pemerintahan kolonial mereka, tetapi bertemu dengan pihak oposisi yang kuat dari partai nasionalis Myanmar di bawah kepemimpinan dari Aung San. Januari 1947, pada konferensi di London Pemerintahan bagian tenaga kerja di Inggris di bawah Perdana Menteri Atlee mengabulkan keinginan Myanmar untuk merdeka.

Selama masa pemilihan parlementer yang diselenggarakan April 1947, Aung San Kelompok Masyarakat anti fasis dan kebebasan memenangkan 248 dari 255 kursi parlemen yang ada. Tetapi pada 19 Juli 1947, Aung San dan lima orang penasehat terdekatnya menjadi sasaran pembunuhan yang dilakukan oleh Perdana Menteri sebelum perang, yaitu U Saw.

 

back to content page

 


This page : http://www.asiamaya.com/panduasia/myanmar/e-01land/em-lan44.htm
Copyright Asiamaya.com 2000
PT Asiamaya Dotcom Indonesia