pt.asiamaya dotcom indonesiaH O M Etravel / wisata
Pandu Asiamap / peta indonesiaMaps Jakarta with PhotosSingapore Streets AtlasIndonesia GuideAsia GuideTravel AsiaHotel BookingsApartments in Jakartadictionary / kamusIndonesia - EnglishVIP / Figur IndonesiaBintang IndonesiaTokoh IndonesiaInternational FiguresBintang IndiaBintang MeksikoBintang MalaysiaBintang MandarinInternational CelebritiesSports / OlahragaPemain SepakbolaKlub Sepakbola
Business / BisnisPublic CompaniesHealth / KesehatanBerita KesehatanJamu InformationNutrisiLaw / HukumKonsultasi HukumUndang-undangBerita HukumEducation / PendidikanPerguruan TinggiDirectory / DirektoriIndonesia ISPPostal RatesCompany Profile


Untuk informasi selanjutnya tentang Myanmar kemerdekaan, silahkan coba search engine di kanan. Ketik saja Myanmar kemerdekaan dan tekan Enter.

For more information about Myanmar kemerdekaan, please try the search engine to the right. Just type Myanmar kemerdekaan and press Enter.
www.goto.com Search the Web.
Myanmar


Kemerdekaan


Pada jam 4.20 sore, 4 Januari 1948, waktu yang di beritahukan oleh para ahli astrologi Myanmar, di mana Bendera Myanmar berkibar di atas daerah Yangon dan di seluruh negeri dalam upacara meraih kemerdekaannya. U Nu, yang berperan sangat besar selama revolusi pelajar Myanmar di tahun 30'an, menjadi perdana menteri pertama dari negara yang baru merdeka ini. Tetapi hanya dalam beberapa minggu, terjadi kekacauan di Myanmar. Terjadi pemberontakan di Arakan dari Komunis dan kelompok Muslim yang ingin memisahkan diri.

Kelompok Karen menyatakan kemerdekaannya dari negara Myanmar pada 5 Mei 1948, tetapi tidak diakui oleh pemerintahan Myanmar. Semenjak itu perang saudara antara kelompok Karen dan tentara Myanmar terus berkecamuk. Hanya pada tahun 1951, pemerintah di bawah kepemimpinan U Nu berhasil memperoleh penguasaan penuh di seluruh negeri dengan jalan menurunkan kekuatan militernya.

Konflik internal di dalam partai-partai yang ada di pemerintahan menyebabkan Perdana Menteri U Nu pada tahun 1958, menyuruh Menteri Pertahanan dan Kepala staff Jenderal Militer yaitu Jenderal Ne Win, untuk menciptakan pemerintahan militer sementara.

Pemberontakan di Kachin dan Shan di wilayah utara dari Myanmar mencapai puncaknya di tahun 1961.

Pada 2 Maret 1962, Ne Min dan para kelompok jenderalnya memperoleh kekuatan politiknya dengan melakukan kudeta. Sejumlah tokoh-tokoh politik dan delegasi dari para etnik minoritas yang pada saat itu sedang berada di Yangon dalam ranka konferensi untuk mencari jalan perdamaian dari konflik antar etnik di tangkap dan di tahan. Semua parlemen dibubarkan dan di ganti dengan Dewan Revolusi yang terdiri dari 17 anggota.

April 1962, pemerintahan militer mengeluarkan sebuah pengumuman resmi yang bertemakan Myanmar menuju negara sosialis di mana Myanmar menggunakan ajaran marxisme dan ajaran Budha sebagai pusat filosofi.

Pada tahun 1972, Ne Min dan 20 pengikutnya dari tentara Birma meletakan jabatan dari tugas militer mereka dan membentuk pemerintahan sipil.

Pada 3 Januari 1974, negara ini menobatkan diri sebagai negara Kesatuan Myanmar yang berbentuk Republik Sosialis dan di buat perundang-undangan baru yang syah. Partai sosialis Myanmar, dahulunya di buat oleh Ne Win, di kenal sebagai satu-satunya partai politik. Ketua partai Ne Win mengambil kepala dewan pemerintahan yang baru saja di lantik dan menjadikannya wakil presiden.

Pada tahun 1976, sebuah kudeta yang gagal dilakukan oleh para kaum muda dan diikuti oleh hukuman mati bagi para pemuda tersebut.

Pada tahun 1981, Ne Win berhenti dari jabatannya sebagai Presiden, tetapi dia tetap menjadi ketua Partai Sosialis Myanmar.

 

back to content page

 


This page : http://www.asiamaya.com/panduasia/myanmar/e-01land/em-lan45.htm
Copyright Asiamaya.com 2000
PT Asiamaya Dotcom Indonesia