|
Daya tarik di Bagan dan Sekitarnya
Pagoda Shwezigon
Pagoda Shwezigon ini merupakan pagoda yang paling
berharga di Bagan. Menurut adat masyarakat, terdapat
beberapa benda-benda peninggalan dari Budha yang
diawetkan dan disimpan di dalamnya, diantaranya
adalah sebuah gigi dan beberapa tulang
belulang.
Walaupun
demikian, pagoda Shwezigon tidak hanya sebagai
tempat arkeologis tapi juga berfungsi sebagai
tempat keagamaan yaitu sebagai salah satu tempat
tujuan ziarah di Myanmar.
Pembangunan
pagoda Shwezigon dimulai pada abad ke-11 selama
masa kekuasaan Raja Anawratha, tetapi baru bisa
terselesaikan pada masa pemerintahan putranya,
yaitu Raja Kyanzittha.
Pagoda
ini dinobatkan sebagai bangunan pertama yang unik
bergaya Birma, disamping pagoda tertua
yang didirikan dengan gaya Mon. Seperti tempat-tempat
tujuan ziarah di Myanmar, pagoda Shwezigon di
Myanmar juga merupakan tambahan sejarah
yang khusus di abad ini. Tapi perbedaan yang jelas
antara pagoda ini dengan pagoda lainnya, yaitu
dengan pagoda Shwedagon yang ada di Yangon, struktur
bagian dasar yang kuno dari pagoda Shwezigon hanya
berubah sedikit sekali.
Candi Ananda
Merupakan Kuil abad ke-11 mempunyai keistimewaan
dengan stupa emasnya, Kuil ini terpelihara dengan
baik sampai sekarang.
Candi Thatbyinnyu
Candi
abad ke-12 dengan gaya bangunan yang artistik
dan patung Budha yang sangat besar.
Candi Gawdawpalin
Candi yang berasal dari periode setelah kekuasaan
kerajaan Bagan. Candi ini mengalami kerusakan
selama gempa bumi di tahun 1975, tetapi telah
diperbaiki kembali.
Pagoda
Mingalazedi
Pagoda
ini dibangun pada tahun 1284, tiga tahun sebelum
terjadi penyerbuan oleh tentara berkuda Kublai
Khan. Pagoda ini mempunyai ukuran dan bagian yang
proporsional dan menarik.
Candi
Dhammayangyi
Candi
yang lebih mengesankan seperti candi Ananda, tapi
dengan ukuran yang lebih besar, berlawanan dengan
yang telah disebutkan di atas, candi ini tidak
berlokasi di tepi sungai Ayeyarwaddy, tapi terletak
beberapa kilometer setelahnya.
back
to content page
|