|
Pakistan / Sejarah / Gerakan Pakistan
Tuntutan
Pakistan menjadi popular selama perang dunia kedua
setiap seksi dari komunitas muslim pria, wanita,
pelajar, ulama dan pebisnis di organisir dibawah
bendera Persatuan Seluruh India-Muslim. Cabang-cabang
Partai dibuka diseluruh daerah.
Kesusasteraan
dalam bentuk selebaran/pamplet, buku-buku, majalah,
dan surat kabar diproduksi supaya dapat menjelaskan
tuntutan Pakistan dan didistribukan secara luas.
Dukungan didapat dari Persatuan Seluruh India-Muslim
dan tuntutan tersebut bagi Pakistan telah dicoba
setelah kegagalan dari Konferensi Simla, dikumpulkan
oleh Penguasa Koloni Lord Wavell tahun 1945. Pemilu
diadakan untuk menetapkan kekuatan dari masing-masing
Partai Politik. Kampanye pemilihan Persatuan Seluruh
India-Muslim didasarkan pada tuntutan Pakistan.
Komunitas
Muslim menganggap pemilihan ini sebagai sebuah
cara yang belum pernah terjadi. Banyak pola partai
muslim untuk membentuk kesatuan dewan parlementer
pada perintah kongres untuk melawan Persatuan
Muslim. Tetapi Persatuan Seluruh India-Muslim
telah membersihkan seluruh ke-tiga puluh kedudukan
di badan pembuat undang-undang dan dalam pemilihan
ditingkat propinsi juga, merupakan kemenangan
yang belum selesai. Setelah pemilu, Pada tanggal
8-9 April 1946, Persatuan Seluruh India-Muslim
melakukan sebuah konferensi di badan legislative
tingkat propinsi dan pusat Delhi.
Konferensi
ini, pada hakekatnya merupakan perkumpulan yang
mewakili kaum Muslim di Asia Selatan, diusulkan
oleh pemimpin menteri Bengal, Hussain Shaheed
Suhrawardy, sebagai tindaklanjut dari Tuntutan
Pakistan dalam istilah yang lebih jelas. Rencana
kabinet pada awal 1946, Pemerintahan Inggris mengirim
sebuah misi kabinet subdaerah untuk memutuskan
konstitusi yang mengalami jalan buntu.
Misi
ini mengenai negosiasi dengan berbagai partai,
tetapi gagal dalam mengembangkan sebuah formula
persetujuan. Akhirnya, Misi kabinet diumumkan,
pasal-pasal diantaranya, memandang tiga grup federal,
dua dari mereka meliputi propinsi yang mayoritas
kaum Muslim, yang dihubungkan ke Pusat. Persatuan
Muslim dapat menerima rencana ini, sebagai gerakan
strategi, diharapkan dapat mencapai sasaran di
masa depan.Kongres Seluruh-India juga menyetujui
rencana tersebut, tetapi untuk mewujudkan keterlibatannya,
pemimpin kongres mulai mengnafsirkannya dalam
sebuah cara yang tidak tergambarkan lewat kekuatan
dari rencana tersebut.
Syarat
dari Persatuan Seluruh India-Muslim adalah membebaskan
cabutannya terhadap penerimaan rencana dan pengamatan
partai 16 Agustus, sebagai "hari aksi langsung"
untuk menunjukkan solidaritas muslim dalam mendukung
Tuntutan Pakistan. Susunan pemisahan pada Oktober
1946, yaitu dibentuknya pemerintahan sementara.
Persatuan
Muslim mengirim perwakilannya dibawah kepemimpinan
sekretaris jendral, Liaquat Ali Khan dengan tujuan
berjuang untuk mencapai sasaran partai dalam pemerintahan
sementara tersebut. Setelah itu, situasi dibagian
dalam pemerintahan sementara dan bagian luar meyakinkan
pemimpin kongres untuk menerima Pakistan sebagai
satu-satunya solusi dalam masalah masyarakat umum.
Pemerintah Inggris, setelah usaha akhir itu menyelamatkan
Misi Rencana Kabinet pada 16 Desember 1946, juga
bergerak menuju system penyusunan dari partisan
India. Wakil terakhir dari kerajaan Inggris, Lord
Louis Mountbatten, datang untuk menjelaskan perintah
berupa rancangan rencana pergantian kekuasaan.
Setelah
pembicaraan dengan pemimpin politik dan partai,
beliau menyiapkan sebuah rencana pemisahan untuk
memindahkan kekuasaan, setelah melakukan pendekatan
dengan Pemerintahan Inggris, di umumkanlah persetujuan
ini pada 3 Juni 1947. Kemunculan Pakistan dari
kedua kongres dan Persatuan Muslim telah diterima
rencana. Dua propinsi besar dengan mayoritas Muslim,
Bengal dan Punjab, menjadi daerah bagian. Perkumpulan
dari Punjab Barat, Bengal Timur dan Sindh di Balochistan,
pemerintahan kota Quetta, dan Shahi Jirga disetujui
sebagai Pakistan. Referendum dilakukan di perbatasan
propinsi barat laut dan daerah Sylhet di Assam,
yang mana menghasilkan suara pelimpahan untuk
Pakistan. Sebagai hasilnya, pada 14 Agustus 1947,
muncullah sebuah negara baru Pakistan didalam
kehidupan.
back
to content page
|