Dari Tahun 1543 Sampai Tahun 1603
2 Februari 1543. Pemimpin
ekspedisi dari Sapanyol yang paling sukses setelah Magellan
adalah Ruy Lopez de Villalobos (wafat pada 4 April
1546) tiba di negara kepulauan ini. Ia menamakan kepulauan
ini dengan nama Philipina sebagai penghormatan terhadap
anak laki-laki dari Raja Charles I, Philip II (1556-1598)
di Spanyol. Villalobos mencapai Pulau Sarangani di sebelah
timur pantai Mindanao dan menetap disana selama delapan
bulan. Tetapi akibat dari kelangkaan makanan, ekspedisi
tersebut menaksa mereka untuk meninggalkan tempat tersebut
dan berlayar ke Moluccas dimana Villalobos wafat.
13
Februari 1565. Dengan empat kapal dan 380 awak kapal,
Miguel Lopez de Legaspi tiba di Philipina.
8
Mei 1565. Pulau Cebu menyerah kepada Legaspi dibawah pemerintahan
Raja Tupas. Legaspi mendirikan pemukiman tetap yang
pertama bagi orang-orang Spanyol di Cebu dan menjadi Gubernur-Jenderal
Spanyol yang pertama. Di bawah pemerintahannya, upeti
dikumpulkan dari seluruh pria Philipina yang berusia 19 sampai
dengan 60 tahun.
Tahun
1568. Bangsa Portugis, dibawah perintah Jenderal
Gonzalo de Pereira, menyerang Cebu dan memblokir pelabuhannya.
Tahun
1570. Bangsa Portugis menyerang kembali koloni Philipina
dan mendapatkan perlawanan dari koloni tersebut. Serangan
beruntun yang berasal dari Portugis dimana mereka menuntut
wilayah berdasarkan pada ketentuan Perjanjian Tordisillas
yang disetujui oleh Spanyol dan Portugis pada 7 Juni 1947,
merupakan pembagian lingkungan pengaruhnya masing-masing,
perdagangan dan daerah penaklukannya juga telah ditetapkan.
Bangsa Portugis yakin bahwa orang-orang Philipina takluk dibawah
pengaruh mereka.
Mei
1570. Legaspi mengirimkan suatu kelompok ekspedisi dibawah
pimpinan Martin de Goiti ke Manila. Manila diperintah oleh
Rajah Suliman, merupakan orang yang ingin didekati
oleh de Goiti.
19
Mei 1571. Rajah Suliman berperang melawan orang-orang
Spanyol untuk menyingkirkan de Goiti yang mana ia membuat
kesalahan dengan melakukan penyerangan. Para serdadu De Goiti
mengalahkan balatentara Suliman dan menduduki kota.
24
Juni 1571. Legaspi mendirikan pemerintahannya di Manila
dan mencanangkan ibukota Philipina, yang disebut "kota
berbeda dan selalu setia".
20
Agustus 1572. Wafatnya Legaspi digantikan oleh Guido de
Lavezares (wafat 1575) sebagai gubernur. Lavezares
meluaskan kolonisasinya sampai ke wilayah Bicol.
23
Nopember 1574. Kapten bajak laut Cina Limahong
menyerang Manila, tetapi dimenangkan oleh orang-orang Spanyol
dengan bantuan dari orang-orang Philipina.
2
Desember 1574. Limahong kembali menyerang Philipina, kali
ini dengan membawa 1.500 tentara, tetapi gagal menaklukan
kota tersebut.
Desember
1974. Di Tondo (sekarang merupakan suatu distrik di Manila),
Lakandula memimpin pemberontakan melawan Spanyol.
Tahun
1580. Raja Spanyol, Philip II menerima kekuasaan
dari Portugis atas kematian raja Portugis, yaitu Raja
Sebastian. Hal ini mengakhiri gangguan yang ditimbulkan oleh
orang-orang Portugis di kepualuan Philipina.
Tahun
1580. Orang-orang Spanyol mengajukan wajib buruh
terhadap seluruh pria pribumi yang berusia 10 sampai dengan
60 tahun.
Agustus
1583. Kebakaran besar terjadi di Manila dimana api berasal
dari lilin yang berada di sekitar tenda gubernur Penalosa.
Tahun
1600. Belanda menyerang negara kepulauan ini yang merupakan
suatu taktik penyerangan selama perang Eropa antara Spanyol
dan Belanda.
Tahun
1600. Gubernur Sebastian Hurtado de Corcuera mulai mengumpulkan
bandala yang berasal dari para penduduk pribumi. Bandala
merupakan jatah hasil tahunan yang diserahkan oleh penduduk
pribumi dan wajib menjualnya kepada pemerintahan.
Tahun
1600. Perdagangan Galleon antara Manila dan Acapulco,
Meksiko dimulai. Tetapi pelayanan dari Manila semata-mata
hanyalah sebagai pelabuhan transhipmen (pemindahan dari satu
alat pengangkut ke alat pengangkut lain) untuk pertukaran
barang-barang antara Spanyol dan Meksiko disatu
sisi dan pertukaran dengan Cina disisi lain. Perak
dari Meksiko ditukarkan dengan jenis barang dagangan apa saja
yang berasal dari Cina. karena perdagangan Galleon memberikan
keuntungan yang cepat, Spanyol kurang tertarik untuk membangun
perekonomian Philipina selama duaratus tahun pertama pendudukannya
di Philipina.
Tahun
1603. Cina melakukan kekacauan di Philipina.
-
Dari tahun 25.000 SM sampai tahun
1380
- Dari tahun 1450 sampai tahun 1536
- Dari tahun 1622 sampai tahun 1809
- Dari tahun 1812 sampai tahun 1882
- Dari tahun 1884 sampai tahun 1894
- Dari tahun 1896 sampai tahun 1898
- Dari tahun 1899 sampai tahun 1900
- Dari tahun 1901 sampai tahun 1903
- Dari tahun 1904 sampai tahun 1935
- Dari tahun 1941 sampai tahun 1944
- Dari tahun 1945 sampai tahun 1946
- Dari tahun 1947 sampai tahun 1954
- Dari tahun 1955 sampai tahun 1968
- Dari tahun 1969 sampai tahun 1972
- Dari tahun 1973 sampai tahun 1977
- Dari tahun 1978 sampai tahun 1982
- Dari tahun 1983 sampai tahun 1985
- 1986
- 1987
- 1988
- Dari tahun 1989 sampai tahun 1990
Informasi
Lebih Lanjut Mengenai Negara dan Penduduknya :
- Geografi
- Iklim
- Penduduk
- Pemerintahan
- Sejarah
- Media
- Pekerjaan Dan Bisnis
- Seni Dan Budaya
- Transportasi
- Hiburan
- Pendidikan
- Kesehatan
- Olah Raga
- Flora dan Fauna
|