|
Dari Tahun 1896 Sampai Tahun 1898
1
Juli 1896. Rizal
menerima telegram dari Gubernur Ramon Blanco yang membutuhkan
jasanya sebagai dokter bagi para tentara Spanyol di Kuba.
6
Agusrus 1896. Rizal kembali ke Manila.
19
Agustus 1896. Penguasa Spanyol menemukan Katipunan, pada
saat salah satu anggotanya, Teodoro Paterno, berkhianat terhadap
organisasi ini dan memberitahukannya kepada Pendeta Agustinian,
Fr. Mariano Gil. Semua yang terlibat dengan organisasi ini
diperintahkan untuk ditahan tetapi beberapa anggota Katipunan
dapat menghindari penahanan dan melarikan diri ke pebukitan
Balintawak.
23
Agustus 1896. Adanya suatu revolusi dikabarkan oleh Bonifacio.
Peristiwa ini ditandai dalam sejarah sebagai Tangisan Balintawak.
Dalam hal ini, Masyarakat Philipina menangisi cedulas mereka
(kartu identitas) yang dikeluarkan oleh pemerintah Spanyol
dan karena itu ditandai sebagai permulaan bangkitnya perlawanan
terhadap orang-orang Spanyol.
26
Agustus 1896. Rizal pergi ke Cavite dimna dari tempat
ini ia melakukan perjalanan dengan menggunakan kapal ke Barcelona.
Pada malam berikutnya, Andres Bonifacio, Emilio Jacinto, dan
anggota Katipunan lainnya secara sembunyi-sembunyi mendatangi
kapal yang ditumpangi Rizal. Mereka menawarkan pertolongan
kepadanya agar dapat terbebas dari orang-orang Spanyol, tetapi
Rizal menolak.
30
agustus 1896. Setelah pemberontakan terpisah yang dilakukan
oleh para pendukung Katipunan diseluruh negeri ini, pertempuran
sesungguhnya yang pertama bagi kemerdekaan Philipina bertempat
di San Juan del Monte. Gubernur Spanyol Ramon Blanco
menyatakan keadaan perang di delapan provinsi dan menempatkan
bala tentara disana. Provinsi tersebut adalah Manila, Laguna,
Cavite, Batangas, Pampanga, Bulacan, Tarlac, dan Nueva Ecija.
2
September 1896. Dengan menggunakan kapal Isla de Panay,
Rizal meninggalkan cavite menuju ke Barcelona.
3
Oktober 1896. Rizal tiba di Barcelona.
4
Oktober 1896. Dengan perintah Kapt. Jend. Despujol, Rizal
dipenjara di Montjuich.
1896,
Oct 6. On orders from Madrid, Rizal is sent back to Manila
as a prisoner.
6
Oktober 1896. Atas perintah dari Madrid, Rizal dikirim
kembali ke Manila sebagai seorang tawanan.
31
Oktober 1896. Kelompok baru Katipunan dibentuk di Cavite;
kelompok ini meninggalkan kepemimpinan Andres Bonifacio dan
dipimpin oleh Emilio Aguinaldo (22 Maret 1869 - 6 Februari
1964).
13
November 1896. Rizal tiba di Manila dan secepatnya dipenjarakan
di Benteng Santiago.
20
November 1896. Rizal pertama kali diinterogasi dengan
dakwaan ambil bagian dalam banngkitnya perlawanan terhadap
pemerintahan Spanyol.
20
Desember 1896. Rizal dinyatakan dihukum mati oleh
pengadilan perang Spanyol, dan Gubernur Camilo Polavieja memerintahkan
pelaksanaannya.
30
Desember 1896. Spanyol menghukum mati Jose Rizal.
22
Maret 1897. Katipunan menyelenggarakan pemilihan.
Aguinaldo ditunjuk sebagai presiden, sementara itu Bonifacio
ditunjuk hanya sebagai pemimpin perang. Bonifacio menghina
hasil pemilihan dan menolak mengakui pemimpin yang baru.
29
April 1897. Orang-orang Katipunan menahan Andres Bonifacio
beserta saudaranya Procopio dan Ciriaco atas perintah Aguinaldo
yang mempertimbangkan adanya ancaman. Bonifacios didakwa melakukan
penghasutan dan penghiantan sebelum dibawa ke
pengadilan militer Katipunan.
8
Mei 1897. Pengadilan Katiopunan menyatakan Bonifacios
bersalah. Mereka menjatuhkan hukuman mati.
10
Mei 1897. Andres Bonifacio dan saudaranya dieksekusi
di gunung Buntis, Maragondon, Cavite.
31
Mei 1897. Aguinaldo mendirikan pemerintahan republik Philipina
di Biak-na-Bato, San Miguel, Bulacan.
10
Agustus 1897. Aguinaldo mulai bernegosiasi dengan orang-orang
Spanyol, yang diwakili oleh Pedro Paterno.
15
Agustus 1897. Gempa bumi terjadi dengan estimasi intensitas
sebesar 7.9, berpusat di pantai baratlaut Luzon, mengguncang
Batanes dan bagian utara Luzon.
1
November 1897. Konstitusi Biak-na-Bato ditandatangani.
Dipersiapkan dan ditulis oleh Isabelo Artache dan Felix Ferrer.
Pemerintahan Republik Biak-na-Bato beranggotakan sebagai berikut
: Emilio Aguinaldo, Presiden; Mariano Trias, Wakil
Presiden; Isabelo Artache, Sekretaris Dalam Negeri; Antonio
Montenegro, Sekretaris Luar Negeri; Baldomero Aguinaldo, Secretaris
Bendahara, dan Emiliano Riego de Jesus, Secretaris Perang.
Republik Biak-na-Bato mengalami kegagalan ketika Aguinaldo
mengundurkan diri dengan kenyataan bahwa bansa Philipina belum
siap untuk berhadapan dengan kekuatan Spanyol. Anggapan ini
juga membawanya untuk berunding dengan orang-orang Spanyol
dalam menetapkan Perjanjian Biak-na-Bato.
14
Desember 1897. Perjanjian Biak-na-Bato antara Spanyol
dan Aguinaldo ditandatangani. Dalam perjanjian, Aguinaldo
setuju untuk menyerahkan seluruh persenjataannya dan pergi
bersama para rekannya ke tempat pengasingan di Hong Kong dengan
bayaran 800.000 peso dan dengan tambahan 900.000 peso bagi
bukan-pejuang yang menderita keruugian akibat perang.
27
Desember 1897. Aguinaldo dan rekan-rekannya meninggalkan
Hongkong tempat dimana mereka hidup dengan bunga dari
uang mereka.
8
Februari 1898. Katipunan dibangun kembali oleh Emilio
Jacinto (15 Desember 1875 - 16 April 1899) dan Feliciano
Jocson.
24
April 1898. Pemerintah Amerika Serikat meminta kerjasama
Aguinaldo dalam politik anti-Spanyol, dan sebagai gantinya
mereka menawarkan janji dukungan AS kepada perjuangan
kemerdekaan rakyat Philipina. Aguinaldo menyetujuinya.
26
April 1898. AS mengumumkan perang terhadap Spanyol.
1
Mei 1898. Angkatan Laut AS dengan kapal senjata berat
dibawah komando Komodor George Dewey, menyerang Manila.
19
Mei 1898. Aguinaldo dan rekan-rekannya kembali ke Philipina.
24
Mei 1898. Aguinaldo mengumumkan pemerintahan yang diktator
dan mengeluarkan dua dekrit yang menunjukkan keyakinan dan
kepercayaannya dalam perlindungan AS.
12
Juni 1898. Philipina menyatakan kemerdekaannya
dari Spanyol di Kuwait, Cavite. Untuk pertama kalinya bendera
Philipina secara resmi berkibar dan Lagu Kebangsaan Philipina
dinyanyikan didepan publik. Proklamasi kemerdekaan ini menempatkan
AS pada posisi khusus sebagai protektor kemerdekaan Philipina.
23
Juni 1898. Berdasarkan nasihat Apolinario Mabini (23 Juli
1864 - 13 Mei 1903), ia lumpuh namun "otak dari Katipunan",
pemerintahan diktator Philipina diganti menjadi pemerintahan
revolusioner, dan di Malolos, Bulacan merupakan Republik
Malolos dilembagakan. Pemerintahan Republik Malangos sanggup
melawan untuk kemerdekan Philipina sampai negara ini diakui
oleh negara-negara merdeka di dunia.
15
Juli 1898. Aguinaldo mengangkat kabinet dengan
sekretarisnya sebagai berikut : Baldomero Aguinaldo, Sekretaris
Perang dan Pekerjaan Umum; Leandro Ibarra, Sekretaris Dalam
Negeri; Mariano Trias, Sekretaris Keuangan.
15
Juli 1898. Aguinaldo memimpin Kongres Malolos dengan
136 anggota. Enampuluh diantaranya diangkat olh Aguinaldo
sementara itu sisanya dipilih oleh Dewan Perwakilan Provinsi.
17
Juli 1898. Bala bantuan dan bala tentara AS tiba di Philipina.
Terdiri dari 740 opsir serta 10.964 personel dan dipimpin
oleh Jenderal Wesley E. Meritt (wafat 1910). Perlakuan
AS terhadap orang-orang Philipina berubah, sebagaimana AS
tidak lagi membutuhkan pertolongan penduduk pribumi dalam
perang melawan Spanyol.
14
Agustus 1898. Bangsa Spanyol di Philipina menyerah kepada
AS setelah penataan ulang pertempuran palsu. Suatu
pemerintahan militer AS didirakan oleh Jenderal Meritt.
15
September 1898. Kongres Malolos mengadakan pertemuan dan
memilih para pegawainya. Mereka adalah : Pedro Paterno (27
Februari 1858 - 11 Maret 1911), President; Benito Legarda,
Wakil Presiden; Gregorio Araneta dan Pablo Ocampo (25 Januari
1850 - 5 Februari 1925), Sekretaris.
10
Desember 1898. Dalam Perjanjian Paris antara AS
dan Spanyol, akhirnya disepakati bahwa Spanyol menjual Philipina
kepada AS seharga duapuluh juta dolar.
21
Desember 1898. Presiden AS, McKinley mengeluarkan Proklamasi
Pembauran Kebaikan untuk memperluas kedaulatan negara AS diseluruh
wilayah Philipina, bahkan dengan secara paksa, jika perlu.
-
Dari tahun 25.000 SM sampai tahun
1380
- Dari tahun 1450 sampai tahun 1536
- Dari tahun 1543 sampai tahun 1603
- Dari tahun 1622 sampai tahun 1809
- Dari tahun 1812 sampai tahun 1882
- Dari tahun 1884 sampai tahun 1894
- Dari tahun 1899 sampai tahun 1900
- Dari tahun 1901 sampai tahun 1903
- Dari tahun 1904 sampai tahun 1935
- Dari tahun 1941 sampai tahun 1944
- Dari tahun 1945 sampai tahun 1946
- Dari tahun 1947 sampai tahun 1954
- Dari tahun 1955 sampai tahun 1968
- Dari tahun 1969 sampai tahun 1972
- Dari tahun 1973 sampai tahun 1977
- Dari tahun 1978 sampai tahun 1982
- Dari tahun 1983 sampai tahun 1985
- 1986
- 1987
- 1988
- Dari tahun 1989 sampai tahun 1990
Informasi
Lebih Lanjut Mengenai Negara dan Penduduknya :
- Geografi
- Iklim
- Penduduk
- Pemerintahan
- Sejarah
- Media
- Pekerjaan Dan Bisnis
- Seni Dan Budaya
- Transportasi
- Hiburan
- Pendidikan
- Kesehatan
- Olah Raga
- Flora dan Fauna
|