|
Dari Tahun 1947 Sampai Tahun 1954
28 Januari
1947. Presiden
Roxas mengeluarkan proklamasi amnesti bagi para kaki tangan
dan relasi Claro M. Recto, Jose P. Laurel, Benigno Ramos,
Jose Vargas, and Jose C. Zulueta.
6
Maret 1947. Presiden Roxas mengumumkan bahwa Hukbalahap
adalah ilegal, sebagaimana kegiatan ini dinyatakan
secara tegas mengatur serta memelihara hasutan dan menggulingkan
pemerintahan secara paksa. Pada bulan-bulan berikutnya, orang-orang
Huk berkurang dan menempatkan dirinya kedalam organisasi buruh
kota serta aktifasi ikatan buruh. Ikatan buruh tergabung kedalam
organisasi Kongres Buruh yang dipimpin oleh Jose dan
Jesus Lava.
15
April 1947. Presiden Roxas meninggal akibat serangan jantung
di Clark Air Field, Pampanga selama kunjungan ke instalasi
militer AS. Ia digantikan oleh Wakil Presiden Elpidio Quirino.
17
April 1947. Quirino diambil sumpahnya secara resmi sebagai
Presiden Philipina. Ia menjanjikan restorasi kepercayaan
masyarakat terhadap pemerintah dengan memecahkan masalah yang
paling menekan, pemberontakan di Luzon pusat dengan melakukan
neghosiasi terhadap para pemberontak.
21
Juni 1947. Presiden Quirino mengeluarkan pernyataan yang
menjanjikan pengampunan bagi para pemberontak dimana
pada saat itu mereka menggunakan seluruh persenjataan dan
amunisi untuk membangun kekuasaan yang sepatutnya bagi mereka.
15
Agustus 1947. Orang-orang Huk mengganti nama organisasi
mereka menjadi Hukbong Mapagpalaya ng Bayan (Pergerakan
Pembebasan Bersenjata) dan mendirikan enam wilayah komando,
empat lebih dari yang biasanya.
8
September 1947. Wakil Philipina untuk Komisi Timur Jauh,
Carlos P. Romulo, menandatangani Perjanjian Perdamaian
Jepang. Philipina memperoleh ganti rugi yang besar dari pemerintah
Jepang.
31
Agustus 1950. Presiden Quirino mengangkat Ramon Magsaysay
(31 Agt 1907 - 17 Mar 1957) sebagai Sekretaris Pertahanan
Nasional. Magsaysay juga merupakan pilihan AS sebagaimana
bahwa ia yakin dapat menjadi pemimpin yang dapat memeroleh
kembali kepercayaan masyarakat, dan lebih dari itu, kesetiaannya
kepada AS tidak dapat disangkal lagi.
21
Oktober 1950. Presiden Quirino menangguhkan hak istimewa
Surat Perintah Badan Hak Pemeriksaan yang mampu menahan
para komunis melebihi batas waktu enam jam yang sah untuk
memenuhi gugatan. Jaminan penahanan sejumlah pemimpin komunis
seperti diantaranya Komodor Arthur atau Taciano Rizal, Faustino
Tenorio, Paulino Huertas, dan Casto Alenjandrino adalah kepada
Magsaysay yang telah membangun American Edward Landsdale,
mata-mata CIA.
Agustus
1951. Pergerakan Nasional untuk Kebebasan Memilih (NAMFREL)
didirikan untuk menjamin kejujuran pemilihan. Jaime Ferrer
merupakan pemimpin yang NAMFREL pertama. Organisasi ini didirikan
oleh CIA. Landsdale mempersiapkan pencalonan kepresidenan
Magsaysay pada pemilihan tahun 1953.
10
November 1953. Ramon Magsaysay menjadi Presiden terpilih.
Magsaysay memperoleh 2.912.992 suara sementara Quirino hanya
memperoleh 1.315.991 suara. Magsaysay memandang adalah sebagai
tanggung jawabnya untuk memberikan perhatian pribadi
dan menyumbangkan titik penyelesaian tyerhadap masalah sehari-hari
masyarakatnya. Ia menunjukkan sikap mau menerima setiap saran
kebijakan baginya dari Landsdale.
30
Desember 1953. Magsaysay diambil sumpah jabatannya.
Tahun
1954. Presiden Magsaysay merancang Undang-undang Persewaan
Pertanian sebagai program pembaruan lahan. Undang-undang-undang
ini mengizinkan para penyewa untuk beralih dari pembagian
sewa menjadi pemegang kontrak, mengurangi lahan-lahan sewaan
dan melarang pengusiran para penyewa kecuali dalam kasus-kasus
yang telah dijelaskan oleh Pengadilan Hubungan Pertanian.
21
Juli 1954. Perjanjian Pertahanan Gabungan Asia Tenggara
ditandatangani di Manila, menghasilkan Organisasi Perjanjian
Negara-negara Asia Tenggara (SEATO). Organisasi ini bertujuan
untuk menghentikan ekspansi komunis di wilayah tersebut. Disamping
Philipina, satu-satunya anggota negara Asia Tenggara lainnya
adalah Thailand. Anggota-anggota lainnya adalah Amerika Serikat,
Inggris, Perancis, Australia, Selandia Baru, dan Pakistan.
15
Desember 1954. Perjanjian Laurel-Langley ditandatangani
oleh perunding-perunding utama, pemuka Presiden Jose P. Laurel
dan James L. Langley. Perjanjian ini membuka seluruh perekonomian
Philipina terhadap perusahaan-perusahaan AS.
-
Dari tahun 25.000 SM sampai tahun
1380
- Dari tahun 1450 sampai tahun 1536
- Dari tahun 1543 sampai tahun 1603
- Dari tahun 1622 sampai tahun 1809
- Dari tahun 1812 sampai tahun 1882
- Dari tahun 1884 sampai tahun 1894
- Dari tahun 1896 sampai tahun 1898
- Dari tahun 1899 sampai tahun 1900
- Dari tahun 1901 sampai tahun 1903
- Dari tahun 1904 sampai tahun 1935
- Dari tahun 1941 sampai tahun 1944
- Dari tahun 1945 sampai tahun 1946
- Dari tahun 1955 sampai tahun 1968
- Dari tahun 1969 sampai tahun 1972
- Dari tahun 1973 sampai tahun 1977
- Dari tahun 1978 sampai tahun 1982
- Dari tahun 1983 sampai tahun 1985
- 1986
- 1987
- 1988
- Dari tahun 1989 sampai tahun 1990
Informasi
Lebih Lanjut Mengenai Negara dan Penduduknya :
- Geografi
- Iklim
- Penduduk
- Pemerintahan
- Sejarah
- Media
- Pekerjaan Dan Bisnis
- Seni Dan Budaya
- Transportasi
- Hiburan
- Pendidikan
- Kesehatan
- Olah Raga
- Flora dan Fauna
|