|
Dari Tahun 1969 Sampai Tahun 1972
29 Maret
1969. Angkatan Bersenjata Masyarakat Baru,
kekuatan militer Partai Komunis Philipina secara formal diorganisir
oleh Jose Maria Sison dan Bernabe Buscayno alias
Kumander Dante di Capas, Tarlac.
29
Oktober - 10 Desember 1969. Gunung Taal mengeluarkan lahar
selama 42 hari.
7
November 1969. Marcos dan Lopez dipilih kembali. Marcos
memperoleh 5.017.343 suara, saingannya Sergio Osmena, Jr hanya
memperoleh 3.043.122 suara. Dalam pemilihan, dimana Marcos
berkampanye dengan slogan "Bangsa ini akan jaya kembali",
memakai orang-orang kotor dalam sejarah Philipina dengan memenangkan
taktik pembiayaan, menggunakan senjata, penjahat dan emas
untuk mempengaruhi para pemilih dengan janji diterima di kamp
milik Marcos.
Tahun
1970. Dalam tiga bulan pertama, aktivisme pemuda lahir
dalam badai kwartal pertama. Aksi demonstrasi, pemogokan
dan huru-hara memuncak setelah adanya pernyataan seperti berkurangnya
peluang bagi kaum miskin, ekonomi kolonial, suapan dan korupsi,
imperialisme, feodalisme dan kapitalisme. Kekerasan merebak
di dua daerah Mindanao, yaitu Provinsi Cotabato dan Provinsi
Lanao del Norte. Feliciano Luis, penduduk Kristen Ilongo di
Mindanao mendirikan organisasi suatu kelompok yang dikenal
dengan band Ilagas (tikus) untuk menyerang kaum Moro.
Orang-orang Moro, disisi lain, memiliki pasukan berpakaian
hitam, pasukan militer Pergerakan Kemerdekaan Muslim.
Keduanya merupakan pasukan senjata berat.
17
November 1970. Pemilihan 315 anggota Konvensi Konstitusional
diselenggarakan.
1
Juni 1971. Anggota Konvensi Konstitusional berkumpul
untuk menulis ulang Konstitusi 1935. Konvensi ini menunjuk
Presiden terdahulu, yaitu Carlos Garcia sebagai ketua.
14
Juni 1971. Garcia wafat dan Presiden sebelumnya yaitu
Diosdado Macapagal mengambil alih posisi puncak dalam
Konvensi.
21
Agustus 1971. Sekitar pukul 21:30, Plaza Miranda
di Quiapo, Manila diledakkan pada saat Partai Liberal menyelenggarakan
rapat umum untuk menyatakan para kandidatnya dalam masa pertengahan
pemilihan senat. Sepuluh orang terbunuh dan sejumlah seratus
orang cedera termasuk Jovito Salonga diantara delapan kandidat
senator yang cedera. Identitas pelaku pemboman tidak diketahui.
22
Agustus 1971. Hak istimewa Badan Pemberian Surat Perintah
Pemeriksaan di Depan Hakim ditangguhkan oleh Marcos dengan
anggapan bahwa unsur-unsur tidak sah dinegara ini telah bersatu
dan memasuki konspirasi untuk melakukan pemberontakan dalam
upaya menggulingkan susunan pemerintahan yang sah.
22
November 1971. Pemilihan lokal berlangsung. Dalam suatu
insiden di Barrio Tacub, Kauswagan, Cotabato del Norte, empatpuluh
orang Muslim dibunuh oleh tentara pemerintah yang menembaki
sebuah bus. Aalasan pembunuhan tersebut tidak diketahui. Insiden
ini dikenal dengan sebitan pembantaian Tacub. Hal ini
membangkitkan gejilak persaingan anatara umat Kristen dan
kelompok Muslim.
Tahun
1972. Insiden pemboman yang mencurigakan meningkat
diseluruh negara Philipina. MNLF melancarkan kampanye kemerdekaan
provinsi Muslim.
21
September 1972. Presiden Marcos menandatangani Dekrit
Keadaan Perang (pada saat itu tidak ada pengumuman secara
terbuka).
22
September 1972. Diperkirakan pukul 21:00, Marcos menempatkan
seluh negeri ini dalam keadaan perang (pada saat ini tanpa
sepengetahuan publik mengenai hal ini).
23
September 1972. Sekitar pukul 12:10, Senator Benigno
Aquino, Jr. ditangkap didalam ruangannya di Hotel Manila
Hilton (sekarang Pavilion). Tidak ada catatan dakwaan formal
yang melawannya dalam pertanggungjawaban penahanannya. Tetapi,
ia dituduh dalam keterkaitan tindakan subversif dan dipenjarakan
di Benteng Bonifacio dalam sel tersendiri dan dibawah penjagaan
yang ketat. Juga ditahan adalah Salonga, Eva Kalaw, Ramon
Mitra, Chino Roces, Eugenio Lopez, Jr, John Osmena dan lainnya.
23
September 1972. Pelaksanaan kedaan perang secara resmi
diumumkan sekitar pukul 20:00. Marcos menjelaskan bahwa
keadaan perang akan menciptakan masyarakat baru dengan penghapusan
tindakan anarki dan menegakkan perdamaian serta peraturan.
Lebih banyak lagi masyarakat yang ditahan : para pilitikus
dan lawan politik terang-terangan Marcos, para jurnalis, pengajar
dan anggota buruh, para pelajar dan organisasi pertanian.
500.000 pucuk senjata disita. Jam malam diberlakukan mulai
pukul 24:00 sampai pukul 4:00.
26
September 1972. Seluruh negara ini dinyatakan sebagai
daerah lahan reformasi dan sebuah Program Reformasi
Agraria didekritkan.
21
Oktober 1972. Marcos mensahkan hak Paten Emansipasi
Penyewa, yang akan melancarkan transfer lahan lebih dari
450.000 penyewa. 183.647 diantaranya menerima Sertifikat Transfer
Lahan, menegaskan hak mereka untuk mengambil keuntungan dari
reformasi lahan, dan sejumlah 15.000 penyewa menjadi pemilik
angsuran tanah.
21
Oktober 1972. Kekuatan perlawanan besar pertama
dalam keadaan perang mengambil tempat di Lanao del Sur. Ratusan
orang Moro yang merupakan anggota Dewan Revolusioner Mindanao
untuk Kemerdekaan menyerang Angkatan Kepolisian Philipina
yang bermarkas di Kota Marawi, Menduduki Universitas Negeri
Mindanao dan mencoba mengambil alih pintu gerbang jembatan
di jalan Marawi-Iligan.
22
Oktober 1972. Pertarungan antara orang-orang Moro dan
tentara pemerintahan diakhiri dengan direbutnya kembali kendali
kota.
29
November 1972. Konvensi Konstitusional menyetujui Konstitusi
baru Philipina.
-
Dari tahun 25.000 SM sampai tahun
1380
- Dari tahun 1450 sampai tahun 1536
- Dari tahun 1543 sampai tahun 1603
- Dari tahun 1622 sampai tahun 1809
- Dari tahun 1812 sampai tahun 1882
- Dari tahun 1884 sampai tahun 1894
- Dari tahun 1896 sampai tahun 1898
- Dari tahun 1899 sampai tahun 1900
- Dari tahun 1901 sampai tahun 1903
- Dari tahun 1904 sampai tahun 1935
- Dari tahun 1941 sampai tahun 1944
- Dari tahun 1945 sampai tahun 1946
- Dari tahun 1947 sampai tahun 1954
- Dari tahun 1955 sampai tahun 1968
- Dari tahun 1973 sampai tahun 1977
- Dari tahun 1978 sampai tahun 1982
- Dari tahun 1983 sampai tahun 1985
- 1986
- 1987
- 1988
- Dari tahun 1989 sampai tahun 1990
Informasi
Lebih Lanjut Mengenai Negara dan Penduduknya :
- Geografi
- Iklim
- Penduduk
- Pemerintahan
- Sejarah
- Media
- Pekerjaan Dan Bisnis
- Seni Dan Budaya
- Transportasi
- Hiburan
- Pendidikan
- Kesehatan
- Olah Raga
- Flora dan Fauna
|