pt.asiamaya dotcom indonesiaH O M Etravel / wisata
Pandu Asiamap / peta indonesiaMaps Jakarta with PhotosSingapore Streets AtlasIndonesia GuideAsia GuideTravel AsiaHotel BookingsApartments in Jakartadictionary / kamusIndonesia - EnglishVIP / Figur IndonesiaBintang IndonesiaTokoh IndonesiaInternational FiguresBintang IndiaBintang MeksikoBintang MalaysiaBintang MandarinInternational CelebritiesSports / OlahragaPemain SepakbolaKlub Sepakbola
Business / BisnisPublic CompaniesHealth / KesehatanBerita KesehatanJamu InformationNutrisiLaw / HukumKonsultasi HukumUndang-undangBerita HukumEducation / PendidikanPerguruan TinggiDirectory / DirektoriIndonesia ISPPostal RatesCompany Profile

Philipina


Tahun 1988


18 Januari 1988. Pemilihan lokal untuk memilih gubernur, walikota dan wakil walikota serta anggota dewan provinsi dan kotamadya berlangsung. 80% dari 27,6 juta pemilih yang terdaftar memberikan suaranya. Dari hari pertama kampanye pemilihan, 98 orang terbunuh yang berkaitan dengan kekerasan selama pemilihan, 38 diantaranya adalah para kandidat terpilih. 97 orang luka-luka dimana 12 diantaranya merupakan kandidat terpilih; dari 40 orang yang diculik, 13 diantaranya adalah kandidat.

2 Februari 1988. Pegawai pemerintahan lokal terpilih pada tanggal 18 Januari untuk memangku jabatannya. masa jabatan mereka berakhir pada 30 Juni 1992.

11 Maret 1988. Untuk menghindari ancaman perang di Mindanao, pemerintah membentuk Komisi Konsultatif Wilayah. Komisi ini ditugaskan untuk merancang piagam bagi daerah otonomi di Mindanao. Badan ini terdiri dari 55 anggota, dimana 27 anggotanya berasal dari distrik pemilihan di Mindanao dan 28anggota lainnya dipilih oleh Presiden Aquino. Sekretariatnya bermarkas di Kota Zamboanga.

29 Maret 1988. Perayaan peringatan berdirinya NPA yang kesembilanbelas diwarnai dengan ditangkapnya lima pemimpin tearatas. Mereka adalah Rafael Baylosis, Benjamin de Vera, Maria-Gloria Jopson Asuncion, Mario Asuncion, dan tersangka ketua NPA yaitu Romulo Kintanar.

2 April 1988. Pemimpin percobaan pemberontakan mendadak pada tanggal 2 Agustus yaitu Gringo Honasan, melarikan diri dari penjara kapal BRP Andres Bonifacio bersama dengan 14 orang pengawalnya.

15 Juni 1988. Dua orang asing dan seorang keturunan Philipina ditangkap di Kota Lucena, provinsi Quezon karena diduga terlibat dalam pemberontakan Philipina dan terutama karena berpartisipasi dalam suatu penyerbuan gerilya di San Fernando, Quezon, pada Februari 1988. Ketiga orang tersebut adalah Stellan Hermanson, berkebangsaan Swedia; Klaus Schmidt, Jerman, dan Antonio Bosch, seorang Philipina keturunan Jerman. Mereka dibebaskan setelah ditahan selama beberapa minggu.

18 Oktober 1988. Raul Manglapus, Sekretaris Luar Negeri dan George Shultz, Sekretaris Negara AS menandatangani perjanjian baru, bertempat di pangkalan militer AS di Philipina. Persetujuan baru tersebut membahas mengenai pembayaran dari pihak AS kepada Philipina sebesar 481 juta dolar setiap tahunnya hingga berakhirnya masa perjanjian tersebut pada tahun 1991. Jumlah tersebut terdiri dari bantuan untuk Badan Pendukung Ekonomi (ASF), 160 juta; Bantuan Militer (dana), 200 juta; Bantuan Pengembangan dan Makanan, 95 juta; dan Jaminan Investasi Perumahan, 25 juta. Beberapa hari setelah penandatanganan perjanjian baru tersebut, Sekretaris Luar Negeri Raul Manglapus mengkritik secara terbuka sebagaimana kesepakatan pembayaran yang diberikan jauh dibawah target yang diinginkannya yaitu sebesar 1,2 milyar dolar.

19 Oktober 1988. Pihak militer memulai penyerangan melawan NPA di bagian selatan Leyte. Selama pertempuran dua hari didekat Alguerra, 136 anggota NPA terbunuh berdasarkan pernyataan dari pihak militer.

21 Oktober 1988. Seorang juri agung federal AS di New York mengajukan dakwaan pemecatan terhadap Presiden Ferdinand Marcos dan istrinya Imelda dalam persengkongkolan pemerasan uang sejumlah 268 juta dolar, termasuk penjarahan harta karun Philipina sebesar 103 juta dolar dan penipuan bank-bank AS sebesar 16 juta dolar.

24 Oktober 1988. Dalam cuaca yang berat akibat angin topan Unsang (kode nama internasional : Ruby), kapal antar pulau Philipina, Dona Marilyn tenggelam dengan lebih dari 600 penumpang dan para awak kapal. Kapal ini milik dari Sulpicio Lines, merupakan perusahaan yang juga memiliki kapal Dona Paz yang tenggelam pada 20 Desember 1987 dengan lebih dari 3000 orang. Dalam kecelakaan kapal Dona Marylin, sejumlah 300 orang selamat. Terpisah dari korban tenggelamnya Dona Marilyn, angin topan Unsang mengakibatkan tewasnya 200 jiwa dibagian barat Philipina.

31 Oktober 1988. Imelda Marcos dihadapkan ke pengadilan di Manhatta, New York. Ia mengajukan pembelaan tak bersalah atas dakwaan pemerasan dan memberhentikan Presiden Ferdinand Marcos. Tuduhan terhadap Ferdinand Marcos ditunda oleh hakim federal di New York dengan alasan kesehatan.

3 November 1988. Imelda Marcos diizinkan untuk kembali ke Honolulu setelah seorang jutawan Amerika bernama Doris Duke memberikan uang lebih dari lima juta dolar sebagai jaminan untuk ibu negara Philipina tersebut.

6 November 1988. Dinyatakaan bahwa Sekretaris Umum CPP, Ignacio Capegsan ditangkap di Bandar Udara Internasional Ninoy Aquino pada saat mencoba meninggalkan Philipina untuk menuju AS.

8 November 1988. Angin topan Yoning menyapu seluruh pulau Palawan, membawa kerusakan terburuk di pulau ini dalam setengah abad terakhir. Sekali lagi, lebih dari 200 orang tewas akibat tanah longsor dan banjir.

12 November 1988. Tersangka ketua NPA, Romulo Kintanar dan istri sahnya, Maria-Gloria Jopson, melarikan diri dari tahanan di Kamp Crame, merupakan markas besar Angkata Kepolisian Philipina.

14 November 1988. Pengadilan Mahkamah Agung AS memerintahkan pasangan suami istri Marcos agar menyerahkan kepada para pengusa kehakiman berupa catatan finansial dan contoh tulisan tangan begitu pula sidik jari ataupun menghadap pengadilan. Pasangan Marcos memenuhi panggilan pada 18 November 1988.


- Dari tahun 25.000 SM sampai tahun 1380
- Dari tahun 1450 sampai tahun 1536
- Dari tahun 1543 sampai tahun 1603
- Dari tahun 1622 sampai tahun 1809
- Dari tahun 1812 sampai tahun 1882
- Dari tahun 1884 sampai tahun 1894
- Dari tahun 1896 sampai tahun 1898
- Dari tahun 1899 sampai tahun 1900
- Dari tahun 1901 sampai tahun 1903
- Dari tahun 1904 sampai tahun 1935
- Dari tahun 1941 sampai tahun 1944
- Dari tahun 1945 sampai tahun 1946
- Dari tahun 1947 sampai tahun 1954
- Dari tahun 1955 sampai tahun 1968
- Dari tahun 1969 sampai tahun 1972
- Dari tahun 1973 sampai tahun 1977
- Dari tahun 1978 sampai tahun 1982
- Dari tahun 1983 sampai tahun 1985
- 1986
- 1987
- Dari tahun 1989 sampai tahun 1990


Informasi Lebih Lanjut Mengenai Negara dan Penduduknya :

- Geografi
- Iklim
- Penduduk
- Pemerintahan
- Sejarah
- Media
- Pekerjaan Dan Bisnis
- Seni Dan Budaya
- Transportasi
- Hiburan
- Pendidikan
- Kesehatan
- Olah Raga
- Flora dan Fauna

 

 


This page : http://www.asiamaya.com/panduasia/philipina/e-01land/ep-lan10.htm
Copyright Asiamaya.com 2000
PT Asiamaya Dotcom Indonesia