pt.asiamaya dotcom indonesiaH O M Etravel / wisata
Pandu Asiamap / peta indonesiaMaps Jakarta with PhotosSingapore Streets AtlasIndonesia GuideAsia GuideTravel AsiaHotel BookingsApartments in Jakartadictionary / kamusIndonesia - EnglishVIP / Figur IndonesiaBintang IndonesiaTokoh IndonesiaInternational FiguresBintang IndiaBintang MeksikoBintang MalaysiaBintang MandarinInternational CelebritiesSports / OlahragaPemain SepakbolaKlub Sepakbola
Business / BisnisPublic CompaniesHealth / KesehatanBerita KesehatanJamu InformationNutrisiLaw / HukumKonsultasi HukumUndang-undangBerita HukumEducation / PendidikanPerguruan TinggiDirectory / DirektoriIndonesia ISPPostal RatesCompany Profile



Thailand

Versi Inggris

Sejarah / Bangkok / Kerajaan Monarki

· 20 April 1782, - Chao Phaya Chakri diperintah dibawah gelar raja Rama I, menandai permulaan dinasti Chakri yang masih terdengar sampai kini. Keputusan pertama dari Rama I mengacu pada rancangan ibukotanya. Singkatnya Rama I menemukan Bangkok sebagai ibukotanya sebelum ibukotanya berubah menjadi Thonburi. Bagaimanapun, dalam bentuk singkat, sejarah yang singkat tidak begitu tepat. Hal yang pertama, Bangkok tidak sepenuhnya ditemukan oleh Rama I. Bangkok sudah menjadi wilayah yang tetap untuk beberapa tahun kemudian dan dikenal baik oleh pedagang Eropa yang biasa mampir ke Bangkok dalam perjalanan mereka ke Ayutthaya. Kedua, pembatasan antara Thonbori dan Bangkok tidak tepat.Ketika Pedagang Eropa memberikan nama pada Bangkok di tempat pemberhentian mereka, penduduk yang berada di sebelah kiri dan kanan sungai Chao Phaya mengenal Siamese sebagai kota dari Thonburi, yang telah diangkat dari status pedesaan Bangkok. Thonburi dipilih oleh raja Taksin sebagai ibukotanya. Dan ketika hal itu benar-benar terjadi bahwa raja Taksin mendirikan istananya dan bangunan utama di sebelah tepi kanan sungai Caho Phaya, kota Thonburi meliputi wilayah tetap pada kedua tepi sungai tersebut. Raja Taksin's mempunyai keinginan untuk merancang sungai yang mengalir melalui ibukotanya karena ia takut akan serangan dari orang-orang Burma dan merupakan pilihan mudah untuk melarikan diri. Pilihan ini dipertahankan tidak hanya sungai yang mengalir melalui ibukota. Idenya dapat menyebabkan ia dapat menaikkan pasukannya tanpa pemberitahuan dan pergi meninggalkan Chao Phaya.Tujuannya adalah sebuah benteng yang kuat, Chantaburi sebelah pantai timur, dekat apa yang sekarang disebut Kamboja. Dengan kata lain, ketika Chao Phaya Chakri menjadi raja Siam, Burmese diperlakukan tidak unggul lagi; Siam kembali menjadi kuat, sama dasarnya dengan Burmese. Rama I tidak menjalani pelariannya lagi, tapi ia membuat ketahanan diri. Dia tidak mempunyai maksud untuk mengosongkan ibukotanya, harusnya Burmese melakukan hal yang sama-dia menginginkan pertahanan dengan kesemuanya itu. Untuk tujuan ini, meskipun sungai mengalir melalui ibukota merupakan hal yang merugikan tetapi sungai juga dapat menyelamatkan pintu masuk. Dia memutuskan untuk mengabaikan wilayah barat, wilayah terbesar Thonburi, tapi ia lebih berkonsentrasi pada bagian penting wilayah timur. Hal ini tentu saja meliputi istananya .Agar istananya bisa tetap berdiri , maka bagian selatan dari Thonburi harus dimusnahkan. Wilayah istananya yang diperluas sudah diduduki oleh penduduk China pada akhir abad ke-18. Chao Phaya Chakri yang mempunyai komunitas orang China dipindahkan tiga kilometer dari hilir, ke wilayah yang kemudian dikenal dengan Sampheng. Sampai saat ini penduduk China tinggal di sana,dan Sampheng Lane sekarang dikenal sebagai pusat belanja penduduk China (setelah tempat itu menjadi distrik sinar merah untuk beberapa dekade).

· 1785 - Pembangunan Grand Palace dan Temple of the Emerald Buddha telah selesai.I bukota yang baru sekarang meliputi bagian timur dari Chao Phaya dan diresmikan dengan nama baru "Khrung Thep Maha Nakhon Amorn Rattanakosindra Mahindrayutthaya Mahadilokpop Noparattana Radchhani Burirom Udom Rachnivet Mahastan Amorn Pimarn Avatarn Satit Sakatuttiya Vishnukarm Prasit." Dalam bahasa Inggris disebut: "City of Angels, Great City dan Residence of the Emerald Buddha, Impregnable City of God Indra, Grand Capital of the World, Endowed with Nine Precious Gems, Abounding in Enormous Royal Palaces which Resemble the Heavenly Abode where Reigns the Reincarnated God, kota yang diberikan oleh Indra dan didirikan oleh Vishnukarm".Untuk kemudahan, merupakan suatu tradisi untuk menyingkat nama tersebut. Dan untuk kemudahan selanjutnya, pedagang dari barat menyebut tempat itu dengan nama Bangkok.

· 1785 - Serangan pembaharuan orang Burmese ditolak.

· 1887 - Orang Burmese menyerang bagian utara kerajaan Siam dan dikalahkan kembali.

· 1793 - Rama I menyerbu propinsi Burma sampai ke semenanjung Malay tapi mengalami kegagalan untuk menggabungkan wilayah tersebut.

· 7 Desember 1809, -Raja Rama I wafat pada usia 72 dan salah satu putranya (ia mempunyai 17 putra dan 25 putri) menjadi raja dengan gelar Raja Rama II. Rangkaian peraturan di Siam berbeda dengan peraturan lainnya di Eropa. Raja mempunyai kebebasan untuk memilih sendiri penggantinya. Biasanya pengganti raja bukanlah anaknya melainkan saudara lelakinya. Dan penggantinya ditetapkan secara cepat untuk memerintah sebagai raja. Dia diberikan gelar Pangeran atau Raja pemimpin istana (Maha Uparat), dan istananya didirikan di Siam sejak jaman Ayutthaya, ia sungguh-sungguh menetapkan istananya sebagai pemerintahan pemimpin monarki. Di samping sebagai pangeran atau raja dari pemimpin istana juga sebagai Pangeran atau Raja belakang istana.Ia direncanakan untuk menempati singgasana kedua, pada saat Pangeran atau Raja pemimpin istana wafat sebelum pemerintahan monarki.

· Biasanya Pangeran atau Raja belakang istana berasal dari saudara lelaki dari pemerintahan monarki. Hal tersebut merupakan kebijaksanaan untuk mengangkat atau tidak mengangkat raja atau pengeran pemimpin atau belakang istana. Seringkali pemerintah monarki mengangkat calon dari dua sisi istana itu hanya sekali dalam hidup mereka. Apakah calon tersebut dari sisi istana itu akan wafat sebelum pemerintahan monarki, rangkaian pertanyaan ini menjadi suatu pertanyaan yang terbuka. Secara teori beberapa kasus di dewan kenaikan disidangkan dan memilih salah satu dari mereka untuk menggantikan raja yang wafat. Dewan kenaikan biasanya terdiri dari beberapa lusin pangeran dan pemerintahan resmi tinggi, biasanya tapi tidak selalu pangeran, sebagai raja Siam dapat mendatangkan penghasilan ,tetapi anggota keluarganya tidak dapat mengisi jabatan dalam (kondisi ini masih berlaku dalam negara bagian semenanjung Arab).

· Sebelum dinasti Chakri belum ada peraturan mengenai pengangkatan raja. Selama periode Ayutthaya, pengangkatan raja itu bersifat resmi dimana pengangkatannya itu bersifat turun-temurun tetapi ada perebutan kekuasaan,khususnya ketika raja masih di bawah umur.

· 1810 - Orang-orang Burma menyerbu wilayah Peninsula dan ketika menguasai Phuket mereka bertarung melawan 20,000 orang Thailand.

· 1818 - Portugal mengirim utusan, Carlos Manuel Silveira, ke Siam dan termasuk perjanjian perdagangan antara dua bangsa.

· 1821 - Kedah (sekarang ini adalah negara bagian Malaysia, membatasi Thailand, kemudian diatur oleh orang Burmese) diserbu oleh Siam dan Sultan melarikan diri ke Penang.

· 1822 - Perdagangan Inggris dengan Siam dimulai.

· 1824 - Perang pertama Anglo-Burmese (1824-1826) berkobar sepanjang perbatasan antara Burma and India, kemudian dikuasai oleh Inggris. Inggris mendekati Siam untuk menjadi sekutu mereka. Siam mengambil keuntungan dari perang itu sebagai konflik yang mengikat tentara Burmese, dengan demikian Siam tidak mengajukan ancaman untuk Kerajaan Siamese di sebelah timur Burma.

· 24 Februari 1824, - Pakta persekutuan antara Siam dan Inggris Raya diakhiri. Walaupun menjadi sekutu Inggris Raya, Siam tidak aktif berpartisipasi selama perang di Burma. Bagaimanapun Siam memberi Inggris Raya wilayah Burma-propinsi Arakan, Martaban, Tavoy dan Tenesserim. Wilayah ini identik dengan bagian Burma yang terdahulu yang dapat dijangkau pada celah semenanjung Peninsula.Wilayah ini merupakan tanah konsensi pertama Siam untuk kekuatan Eropa, Inggris Raya dan Perancis. Konsensi kuat Thai pada kekuatan kolonial Eropa akan mengikuti. Dalam perluasannya, Siam dalam awal periode Bangkok mencakup wilayah Laos dan Kamboja, juga bagian timur laut Burma, juga propinsi Yunnan yang merupakan bagian China terdahulu dan bagian yang sekarang disebut Malaysia utara.

· Siam mempunyai batas yang terpanjang dengan kerajaan Annamese (sekarang Vietnam) sampai ke timur, batas terpendek dengan China ke utara, secara horisontal berbatasan dengan Malaya di selatan dan ke timur berbatasan dengan Burma, sama seperti keadaan saat ini.

· 20 Juli 1824, - Raja Rama II wafat diumur 57 tahun , tanpa mempunyai ahli waris yang tetap (meskipun kenyataannya ia mempunyai anak lelaki 38 orang dan anak perempuan 35 orang dari 38 ibu yang berbeda).Dengan persetujuan dewan tinggi (meliputi anggota keluarga) Pengeran Jetta, anak lelaki tertua dari Rama II tapi menurunkan isteri yang non-royal untuk menggantikan pemerintahan-sebagai pengganti pangeran Maha Mongkut, anak lelaki tertua dari Raja yang mempunyai ibu yang royal dimana ia dapat menjadi pengganti raja. Tapi meskipun pangeran Maha Mongkut's ikut berpartisipasi dalam sejumlah urusan masyarakat, Pangeran Jetta yang memenangkan Dewan tinggi, jadi tidak ada perlawanan yang berlangsung selama proklamasinya sebagai Raja Rama III. Gelar anumertanya adalah Phra Nangklao.

· 1826 - Perjanjian persahabatan dan perdagangan antara Siam dan perusahaan Inggris India Timur diakhiri (berlawanan dimana Raja Siamese Narai menyatakan perang lebih dari 100 tahun sebelumnya).

· 1833 - Siam mengakhiri perjanjian persahabatan dan perdagangannya dengan US.

· 1838 -Mantan Sultan Kedah mencoba untuk mendapatkan kembali wilayahnya. Siam menyerbu Kedah kembali, mempengaruhi wilayah dekat Malay dimana telah diterima sebagai milik Inggris Raya yang menyebabkan hubungan antara Siam dan Inggris Raya menjadi tegang.

· 2 April 1851, - Ketika wafatnya saudara keduanya, King Rama III, Pangeran Maha Mongkut akhirnya menjadi raja Rama IV, dengan menerima gelar sebagai Phra Chomklao. Setelah kehilangan gelarnya pada tahun 1824, ia menjadi biarawan Budha untuk 27 tahun dan hidup dengan disiplin yang tinggi di daerah utara Siam. Dia bahkan menemukan sekte monastik Thammayut dimana masih berlaku dan peraturan itu lebih ketat dibandingkan sekte lainnya yang lebih besar yaitu sekte Mahanikai. Selama kehidupan monasticnya, ia mempelajari pengetahuan barat sebaik ia mempelajari bahasa barat dan timur. Dengan latarbelakangnya ini ia bermaksud untuk memperkenalkan Siam ke Barat. Perkenalan Siam ke Barat menyelamatkan kerajaan Thai menjadi daerah koloni Inggris maupun Perancis. Dengan membuat konsensi hak besar dari kekuatan Eropa dan apa yang penting bagi mereka, dia menjaga kerajaannya dari sasaran penaklukan orang Eropa. Kemudian Mongkut oleh kekuatan Eropa diberikan bantuan hak perdagangan bebas.

· 1852 - Perang Anglo-Burmese berkobar.Terjadi di propinsi selatan Burma (dengan Pegu yang menjadikannya lebih penting) direbut oleh kerajaan Inggris. Siam tetap netral.

· 18 April 1855,-Dengan perjanjian yang baik antara Siam dan Inggris Raya , Konsulat yuridiksi didirikan di Siam, aturan subjek Inggris menjadi ketat, wilayah extraterritorial, tugas impor menjadi lebih sedikit. Perjanjian ini mengikuti pola yang diadakan oleh kekuatan Eropa melalui perjuangan di negara Asia timur.

· 15 April 1856, -Melalui Townsend Harris, US memulai negosiasinya dengan Siam untuk meningkatkan sejumlah 1833 perjanjian (amendemen itu harus memberikan keuntungan bagi US).

· 29 May 1856, -Perjanjian persahabatan, perdagangan dan imigrasi baru diakhiri antara US dan Siam. Stephen Mathon dikirim sebagai konsul US pertama ke Bangkok.

· 1862 - Pembangunan sistem infrastruktur canggih dimulai, menitikberatkan pada jalanan (transportasi sejauh ini dilakukan dengan menggunakan Canal).Yang paling berarti adalah pembangunan Charoen Krung atau jalan baru sepanjang sungai Chao Phaya di Bangkok.

· 11 Agustus 1863, -Kamboja pada dekade terdahulu menjadi budak Siam kemudian menjadi negara di bawah lindungan Perancis dengan adanya perjanjian yang disepakati antara raja Norodom dan Perancis.

15 Juli 1867, - Siam memberhentikan pengumpulan pajak dan hadiah dari Kamboja, dikenal sebagai negara di bawah lindungan Perancis dan membatalkan seluruh perjanjian awal antara Siam dan Kamboja.Walaupun begitu (pada saat itu) Propinsi dari Kamboja Battambang dan Seemap yang membatasi Thailand diterima dan dikenal sebagai milik Siam.

· 1 Oktober 1868, - Setelah kematian raja Rama IV, anak lelaki tertuanya, Chulalongkorn (salah satu dari 39 anak lelakinya dan 43 dari anak perempuannya dari 39 isteri) naik tahta. Chulalongkorn (Raja Rama V) memberikan pelajaran termasuk pelajaran bahasa Inggris. Pelajaran itu didapatnya dari seorang janda Inggris Anna Leonowens yang menulis dua buah buku tentang pengalamannya, An English Governess at the Siamese Court dan Romance of a Harem. Diambil dari buku Anna Leonowen, sebuah cerita film lucu berjudul The King and I dibuat -lucu karena dibuat berdasar gambaran abad ke 19 tapi dengan pandangan abad ke 20 dan tidak cukup unsur sejarahnya.(Film ini dilarang di Thailand).Seperti ayahnya, Chulalongkorn tidak hanya ahli politik tapi juga seorang diktaktor, dalam hidupnya. Dia menghapuskan praktek prostation dalam kehadirannya dan surat keputusan dimana semua Siamese yang lahir selama pemerintahannya adalah orang-orang yang bebas, dapat meninggalkan perbudakan.Walaupun untuk mencegah pergolakan sosial, perbudakan dihapuskan setahap demi setahap.

· 1871 - Sekolah pertama di Siam didirikan, sekolah ini hanya untuk keluarga raja.

· 15 April 1874, -Raja Rama V mendirikan konsul rahasia. Terdiri dari 49 anggota (13 pangeran dan 36 orang penting).

· 8 May 1874, - Raja Rama V membentuk administrasi politik dirancang untuk membentuk negara bagian konsul terdiri dari 12 anggota dari pangkat Phaya (pangkat tertinggi dari kaum bangsawan).

· 1882 - Menteri kependudukan Siamese menetapkan untuk melayani negara barat dan Jepang dengan tujuan merencanakan Siam sebagai negara yang merdeka, sehingga menjadi anggota dari sebuah bangsa.

· 1 April 1882, -Struktur administratif Siam berubah dari 12 kementerian dibawah 12 menteri yang bertanggungjawab pada raja sebagai perdana menteri yang berkuasa.

· 1884 - Sekolah untuk penduduk umum Aiamese pertama kalinya dibuka di Bangkok.

· 1885 - Jabatan Maha Uparat (Raja kedua) diakhiri. Raja kedua biasanya dari anak atau saudara lelaki raja,dipilih dan diangkat dengan kebijaksanaan dari raja.

· 1887 - Departemen pendidikan didirikan untuk mengelola sekolah di Siam. Departemen ini nantinya bertanggungjawab pada menteri.

· 1893 -Perancis menyebarkan politik sehingga menyebabkan konflik dengan Siam. Perancis memindahkan seluruh misi diplomatiknya dari Bangkok.

· 13 Juli 1893, -Karena Perancis menuntut melewatkan 2 pedagang Perancis yang melewati sungai Mekong, terjadi pertempuran kecil antara group Perancis dan Siamese. (Bagian kecil dari Mekong mengalir melalui Perancis-peraturan wilayah dari Vietnam dan Kamboja, bagian tinggi seluruhnya bertempat di wilayah Siamese, seperti Laos merupakan bagian penting dari Siam)

· 20 July 1893, - Blokade Perancis di teluk Siam yang berperang menggunakan perahu kecewa dengan ultimatum yang diberikan menteri luar negeri Siamese, Pangeran Dewawangse. Ultimatum itu berbunyi untuk memblokade pantai Thai jika Perancis ditolak untuk lewat Sungai Mekong.

· 29 Juli 1893, - Berhubungan dengan ultimatum, Perancis berhadapan dengan Siam dalam kondisi tersebut, mereka peduli pada konsensi yang berhubungan dengan tanah mereka seperti mereka peduli pada hak untuk berdagang.

· 3 Agustus 1893, - Siam menerima kondisi tersebut dan blokade dihentikan.

· 3 Oktober 1893- Siam,yang berkeinginan untuk meneruskan kemerdekaannya, setuju dengan perjanjian baru Perancis yang tidak menguntungkan, dan hanya membawa kerugian bagi Siam. Dalam perjanjian, Siam memberikan seluruh wilayah bagian kiri Mekong pada Perancis (pada dasarnya merupakan wilayah Laos), ditambah dengan pulau yang ada di sungai, Siam melarang menggunakan Mekong untuk perang kapal; dalam kedalaman 25 kilometer (16 mi) sebelah kanan Mekong, Siam tidak diijinkan untuk membangun atau memelihara fasilitas militer di propinsi Battambang and Seemap (sekarang Propinsi Kamboja sepanjang Cambodian/batas Thai), Perancis membuka konsulat di kota Nan dan Khorat dalam wilayah Siamese. Di alinea dalam perjanjian banyak daftar yang terdapat didalamnya .Semua alinea memiliki satu hal yang umum yaitu; mereka menyukai Perancis sebagai donatur dari Siam.

· 1896 - Perjanjian Anglo-Perancis ditandatangani untuk memelihara kedaulatan Siam meskipun kebijakan mereka berasal dari perluasan kolonial.

· 1897/1907 - Dalam keinginannya memperkenalkan Siam sebagai negara bagian, raja Chulalongkorn memperbarui dan memperkuat hubungan dengan raja dan kerajaan di dunia dengan mengadakan dua perjalanan ke Eropa dan kontak personal dengan para Pemimpin di Eropa.

· 1902 - Uang kertas diperkenalkan mengantikan logam perak yang dipergunakan sebelumnya.

· 1905 - Perbudakan sepenuhnya dihapuskan. Pinjaman asing pertama dikeluarkan dari London. Hal itu diharapkan untuk membiayai pembangunan jalan kereta api.

· 1907 - Siam menyerahkan Propinsi Battambang and Seemap (sekarang Propinsi Kamboja yang berada sepanjang perbatasan Kamboja/Thai) pada Perancis.

· 1908 - Pengadilan hukum didirikan di Siam.

· 1909 - Siam menyerahkan pada Inggris propinsi-propinsinya di daerah selatan yaitu Perlis, Kedah, Kelantan dan Trengganucedes yang ditinggali penduduk Malay (sekarang merupakan bagian dari Malaysia).

· 23 Oktober 1910, - Setelah raja Chulalongkorn wafat, Pangeran Vajiravudh (1 Jan 1881 - 25 Nov 1925), berdasarkan peraturan di Siam, meneruskan tahta dengan gelar Rama VI. Dia berbakat dalam bidang seni. Keahliannya di bidang politik dalam masa jabatannya adalah meninjau perjanjian dari satu sisi dengan kekuatan barat.

· November 1911, - Penobatan Pangeran Vajiravudh sebagai Raja Rama VI. Penobatannya di Siam dihadiri oleh perwakian-perwakilan dari negara-negara yang kuat.

· 1913 - Nama keluarga dibuat untuk semua keluarga orang-orang Siam.Tempat-tempat judi dan undian-undian tradisional dimusnahkan.

· Agustus 1914, - Perang Dunia pertama meletus dan deklarasi kenetralan Siam bermanfaat seperti kebijakan negara bagian yang diperhatikan. Menjadi alumni dari sekolah Inggris dan menyandang pangkat kehormatan Jenderal pada tentara Inggris, Raja Rama IV disebut sebagai pencinta Inggris. Persekutuannya pada Inggris ditunjukkan dengan sumbangannya yang besar di perang Inggris dan ia menyatakan kemarahannya pada kekejaman Jerman.

· 17 Maret 1917, -Universitas Chulalongkorn, universitas pertama di Siam didirikan.

· 6 April 1917, - US menyatakan perang pada kekuatan utama. Secara serempak seruan pada negara-negara netral diberitahukan untuk bergabung dalam perjuangan menegakkan hak kebebasan kekuatan-kekuatan kecil.

· 22 Juli 1917, - Siam bergabung dalam persekutuan dan berpartisipasi di perang dunia I. Semua orang Jerman dan Belgia ditangkap dan diadili di Bangkok. Kekuatan expedisi yang terdiri dari 1200 orang dikirim ke Eropa ,tapi waktu training dan penyesuaiannya memakan waktu lama ,perang berakhir (12 November 1918) sebelum mereka sempat memiliki pengalaman perang. Orang-orang Siam ingin berpartisipasi dalam perang meskipun mereka mempunyai ikatan persahabatan yang erat dengan Siam, Perancis dan Inggris Raya.

· 1920 -Komunis Vietnam yang diorganisir oleh Ho Chi Minh memulai propagandanya dengan orang-orang asing Vietnam di bagian timurlaut Siam.

· 17 Desember 1923, - Siam memakai sistem metrik dari berat dan ukuran.

· 1925 - Rama VI wafat pada usia 44 tahun. Setelah membujang sampai umur 38 tahun, anak lelaki tunggalnya lahir sehari sebelum ia wafat. Setelah wafatnya Raja Rama IV, saudara termudanya Pangeran Prajadhipok.(8 Nov 1893-30 Mei 1941) menjadi raja dengan gelar Rama VII. Sebagai anak ke-76 dari Raja Chulalongkorn dan anak lelaki ke-5 dari isteri Raja Chulalongkorn, Raja yang memilih Ratu, ia merupakan urutan keempat setelah Raja Rama VI. Pengangkatan dirinya sebagai Raja Siam hanya karena saudara lelaki tertuanya, yang tidak diduga-duga wafat dengan cepat, ia tidak siap dengan tugas yang diberikan, yang tidak sesuai dengan latar belakang pribadinya. Lagipula, ia tidak memiliki kesehatan yang baik (ia hanya mampu bertahan sampai pada usia 48 tahun).

· 30 November 1927, - Sejak dibentuk pada tahun 1877, Dewan Umum memilih Pangeran Bidyalangkorn sebagai presiden.

· 1931 - Divisi Siam dari partai komunis China diatur. Hal ini dipersembahkan untuk kepentingan ambisi komunis China daripada revolusi Thai.

Kembali ke halaman daftar isi


This page : http://www.asiamaya.com/panduasia/thailand/e-01land/et-lan72.htm
Mail to Editor / Webmaster
Copyright Asiamaya.com 2000 - About Asiamaya Dotcom
PT Asiamaya Dotcom Indonesia
Menara Imperium
Jln HR. Rasuna Said Kav 1A
Jakarta Selatan 12980
Telp (021) 8317390 - E-mail : asiamaya@cbn.net.id

Other Asiamaya domains : asiasecurities-online.com bintangindonesia.com jakartastreets.com lechicmedan.com northsumatratravel.com notarisindonesia.com qualitysuitesmedan.com undang-undangindonesia.com worldfamilylaw.com worldpostalcharges.com doktergigiindonesia.com resepmemasak.com sumatrautara-online.com usmarriagelaw.com uspostalcharges.com worldmarriagelaw.com

Please also see the following travel-related domains: asiamaya.com bali-hotels.net bali-travel.net bandunghotels.net borobudur-travel.com hotels-bali.net hotels-indonesia.com jaheafrica.com jaheamerica.com jaheaustralia.com jahebali.com jaheurope.com jahehongkong.com jahemalaysia.com jahesingapore.com jahethailand.com jakarta-hotels.org kalimantantravel.com manadohotels.net medantravel.com northsumatratravel.com oneasiatravel.com panorama-convex.com panorama-leisure.com panorama-tours.com panorama-travel.net solohotels.net sulawesi-travel.com sumatra-travel.com surabayahotels.net ubudtravel.com yogyakartahotels.net