|
Versi
Inggris
Thailand
/ Kesehatan
Terdapat
suatu perbedaan dari standar pelayanan kesehatan
antara Bangkok dengan propinsi. Banyak cara mengenai,
pelayanan kesehatan di Bangkok dengan standar
pelayanan kesehatan di kota Barat, sekurang-kurangnya
untuk yang mempunyai cukup uang. Di daerah pedesaan
pelayanan kesehatan harus dianggap, walau bagaimanapun,
untuk mencukupi suatu skala Barat.
Pelayanan
kesehatan di Thailand kedua-duanya mempunyai institut
pribadi dan yang umum. Institut pribadi biasanya
mempunyai standar yang semakin tinggi, dan biasanya
semakin mahal, dan pelayananya semakin baik.
Rumah
sakit yang mewah telah tersedia di beberapa rumah
sakit. Di sana, terdapat sedikit ruangan mungkin
berbeda dengan hotel yang mewah di mana di dalamnya
terdapat kamar dengan dinding yang beraneka warna,
kulkas, Televisi, telepon, dan tempat dengan menggunakan
alat pendingin.
Hal
ini adalah suatu kebiasaan Orang Thailand untuk
diopname, anggota keluarga, kawan atau seorang
teman yang tinggal dengan pasien yang banyak.
Ruangan di rumah sakit biasanya telah menyediakan
ruang tidur untuk setiap pasien dan untuk seorang
teman. Tidak biasanya terdapat peraturan jam kunjungan
yang tidak tepat dan sekurang-kurangnya untuk
ruangan pribadi, terdapat jam kunjung 24 jam.
Pendapat
bahwa biasanya rumah sakit yang berdirisendiri
memerlukan suatu pengakuan. Kelompok Wanita Australia-Baru-Zealand
memberi nasihat: " bahwa uang tunai 20,000 Baht
dan menyerahkan paspor mungkin diperlukan untuk
mendapatkan pengakuan. "
Tetapi
sudah ada mengenai undang-undang dan mengenai
etika medis, dokter akan memberi perhatian kepada
seorang pasien dalam keadaan darurat, tanpa harus
bertanya uang terlebih dahulu. Untuk diterima
di Rumah sakit jalan sukhumvit, jika tidak ada
paspor ataupun simpanan uang tunai, tidak diperlukan
terlebih dahulu. Sebenarnya, ketika beberapa waktu
rekan staf pesero mendekati kasir dengan membawa
uang simpananya untuk membayar pengobatan dan
kelahiran Caesarian, beberapa uang muka dengan
nyata ditolak dan dia diberitahu bahwa rekeningnya
hanya dibuat untuk memeriksanya.
Rumah
sakit di Thailand biasanya menerima kartu kredit
di dalam pembayaran rekening dan pemegang kartu
kredit barangkali tidak dihendaki membuat simpanan.
Kebanyakan rumah sakit menempatkan beberapa klinik
dengan dokter spesialis. Pada hari kerja, jam
klinik biasanya dibuka siang dan sore hari, sedangkan
jam klinik pada hari Minggu tetap dibuka.
Biaya
dokter tidak ditetapkan dan dokter atau rumah
sakit telah menyediakan bayaran untuk mereka.
Biaya tersebut dapat dibedakan. Seorang dokter
umum di Bangkok mungkin mengenakan bayaran 100
sampai 200 Baht setiap konsultasi, untuk dokter
spesialis mungkin meminta bayaran yang lebih tinggi.
Di propinsi, biaya dokter semakin rendah, dan
di daerah pedesaan, mereka tidak atau kurang dikenakan
bayaran.
Biaya
dokter untuk rumah sakit tidak dikenakan bayaran
oleh dokter yang memperkerjakan seorang dokter
di rumah sakit. Ini berbeda dengan negara Asia
(misalnya Filipina) di mana pasien hanya mendapatkan
fasilitas di rumah sakit dan biaya dokter telah
disediakan. Sebuah tabiat yang umum di Filipina
dimana dokter telah menyediakan biaya mereka untuk
pelayanan dari sumbangan.
Darurat
sering dijadikan ruangan yang berfungsi sebagai
klinik untuk pasien-keluar, dengan mendapatkan
perhatian yang berlebihan. Klinik di rumah sakit
mempunyai perlengkapan diagnosa yang semakin canggih
dan mempunyai ruang laboratorium serta ruangan
untuk dokter.
Tidak
sama di bagian Barat untuk mendapatkan obat. Peraturan
mengenai resep di Thailand terdapat narkotik,
mereka tidak sering diteliti dan banyak narkotik
yang dijual bebas di negara bagian Barat. Terdapat
amphetamina yang meluas, di kalangan terutama
penyiar profesional.
Narkotik
untuk medis yang dijual di Thailand dikeluarkan
dari perusahaan internasional yang telah disubsidi
lokal, atau oleh kumpulan lokal yang semakin kecil.
Narkotik yang paten tidak diteliti secara tegas
oleh karena itu banyak duplikatnya. Walau bagaimanapun,
biasanya narkotik untuk medis merupakan kumpulan
internasional berada dengan mutu semakin konsisten.
Mereka juga menjualnya lebih mahal.
Kebanyakan
dokter di Thailand, terutama di bidang pariwisata,
yang menggunakan Bahasa Inggris untuk menghubungkan
dengan orang asing. Pasien yang tidak bisa berbicara
dengan menggunakan Bahasa Inggris mungkin memerlukan
nasihat dokter yang berbicara dengan menggunakan
bahasa mereka sendiri.
Kembali
ke halaman daftar isi
|