|
Versi
Inggris
Thailand
/ Hari Libur
Hari
libur di Thailand dapat dibedakan dengan kalender
hari libur di barat. Ketika agama Budha bukan
agama Kristen yang tunggal di sana, tidak ada
hari Paskah ataupun Hari Natal. Hari libur yang
satunya dapat dibedakan dengan kalendar Barat,
yaitu Tahun Baru dan Hari Buruh.
Thailand
mempunyai lebih banyak hari libur daripada negara
yang paling Barat. Mereka dengan mudah dikategori
kedalam dua kelompok yaitu: hari libur untuk beragama
dan hari libur yang berkaitan dengan raja.
Kecuali
hari libur nasional yang biasanya, terdapat banyak
hari libur disatu kawasan, dengan mengadakan kontes
festival agama lokal. Kemudian terdapat hari libur
untuk etnis yang mana tidak ada warganegara yang
digolongkan tetapi meskipun demikian mempunyai
kesan bahwa banyak bisnis yang ditutup. Paling
penting tetapi bukan satu-satunya.
Lagi
pula, pemerintah telah mendeklarasikan hari libur
yang teristimewa. Ini terjadi pada bulan Oktober
1991 ketika Dana Moneter International dan Worldbank
mereka bertemu di Bangkok Accounting. Dua hari
kerja pertemuan itu telah dideklarasikan terutama
sebagai hari libur untuk menertibkan lalulintas
di Bangkok. Tetapi tanpa mengindahkan kenyataan
bahwa bukan Dana Moneter International dan Worldbank
punya perdagangan di Thailand, hari libur telah
diteliti di seluruh negara dan bahkan di kedutaan
besar dan konsulat Thailand ke luar negeri. Harga
untuk dua hari libur sangat besar untuk perekonomi
negara tetapi tidak seorangpun peduli untuk melakukannya.
Kebanyakan
hari libur untuk agama, seperti di dalam kalendar
agama Kristen, dilampirkan kalendar yang berkaitan
dengan bulan, dan pada bulan purnama. Dimana pengarang
merasa bahwa dengan menggunakan batang kayu yang
telah dipilih karena belum ada penerangan yang
berhubungan dengan listrik untuk itu bulan sangat
dibutuhkan, untuk menerangi cahaya yang gelap.
Kembali
ke halaman daftar isi
|