|
Uzbekistan
/ Sejarah / Awal dari Sejarah
Orang
yang pertama kali mengenal Bagian Tengah Asia
ini adalah pengembara dari Iran yang tiba pertama
kali di padang rumput utara yang pada saat sekarang
di dalam abad sebelum Masehi. Suku pengembara
ini berbicara dengan menggunakan bahasa Iran Bagian
Tengah Asia yang berdialek, (melihat Glosori)
dan mulai membangun suatu sistem pengairan yang
luas sepanjang daerah sungai.
Pada
saat ini kota seperti Bukhoro (Bukhara) dan Samarkand
yang pertama muncul sebagai pusat pemerintahan
dan kebudayaan. Pada Abad kelima sebelum masehi,
Bactrian, Soqhdian, dan keadaan Tokharian yang
menguasai daerah. Karena di sebabkan China pertama
kali yang membangun perdagangan suteranya dengan
daerah barat, maka kota Iran mempergunakan perdagangan
ini sebagai pusat perdagangan.
Menggunakan
suatu rangkaian yang luas di kota di wilayah Mawarannahr
(sebuah nama daerah yang dimerdekakan setelah
di jajah oleh Arab) di Uzbekistan dan penyelesaian
lebih ke timur apakah hari ini Rantau Auton-oumus
Uygur Xinjiang China, pedagang Iran yang kaya.
Karena perdagangan diatas dia di kenal dengan
Silk Route, Bukhoro dan Samarkand akhirnya menjadi
kota yang sangat kaya raya, dan kadang-kadang
Mawannahr salah satu pengaruh yang kuat di Persia
(melihat Glosori menyelesaikan pertentangan wilayah).
Kekayaan
Mawannahr adalah sebuah magnet invasi dari padang
rumput di Rusia dan di China. Peperangan intraregional
yang banyak terjadi di Soghdian dan negara lain
di Mawannahr, dan Persia dan orang China di dalam
peperangan abadi di daerah diatas. Alexander membesarkan
daerah yang di taklukan pada tahun 328 sebelum
Masehi, membawanya dengan cepat di bawah pengawasan
kekaisaran Macedonia.
Pada
abad yang sama di daerah yang sama, walau bagaimanapun,
daerah itu adalah merupakan pusat penting kehidupan
intelektual dan agama. Sehingga pada abad pertama
setelah agama Kristiani, merupakan agama yang
paling berpengaruh di daerah itu adalah Zoroastrianism,
tetapi agama Budha, Manichaeism, dan agama Kristiani
juga banyak menarik pengikut.
back
to content page
|