|
Uzbekistan
/ Sejarah / Pemerintahan Timur
Para
pengikut kematian Chinggis Khan pada tahun 1227,
kekuasaan kekaisarannya di bagi kepada 3 orang
anak laki-lakinya. Walaupun dengan potensi dengan
pemecahan yang sunguh-sungguh, undang-undang Mongolia
memelihara warisan untuk beberapa generasi yang
lebih banyak, dan pengawalan kebanyakan untuk
Mawarannahr yang merupakan keturunan Chaghatai
yang tepat, anak kedua dari Chinggis.
Pesan
warisan, makmur, dan keamanan di Tanah Chaghatai
diatasi, dan kekaisaran Mongolia seluruhnya dijaga
dengan ketat dan bersatu Pada awal abad keempat
belas, bagaimanapun, sebagai kekaisaran yang baru
mulai dibagi ke dalam bagian yang berkuasa dalam
pengubahan politik, yang wilayah Chaghatai itu
juga setelah ternganggu sebagai putra dari berbagai
kelompok suku itu bersaing untuk berkuasa. Seorang
ketua suku kaum, Ketimuran (Tamerlane), dengan
munculnya perjuangan ini pada tahun 1380an sebagai
orang yang paling berpengaruh di Mawarannahr.
Walaupun
dia bukan seorang dari keturunan Chinggis, ketimuran
menjadi pemerintah de facto Mawarannahr dan diteruskan
menaklukan semua bagian barat di Asia Tengah,
Iran, Asia minor, dan daerah utara selatan jarak
yang terukur untuk Laut Aral. Dia juga mengalahkan
Rusia sebelum mati pada masa penaklukan China
pada tahun 1405. Di timur memulai diakhir berbunga
di Mawarannahr rapat dengan mengumpulkan di dalam
modal miliknya, Samarqand, banyak sekali artis
dan para sarjana dari tanah dia yang telah dia
taklukan. Dengan mendorong orang seperti itu,
ketimuran yang meliputi perasaan kekaisaran yang
milik dia dengan sebuah kebudayaan yang sangat
subur.
Semasa
pemerintahan Ketimuran dan pemerintahan untuk
keturunan segera, beraneka jenis agama dan bangunan
istana yang menjalankan di Samarqand dan pusat
penduduk yang lain. Ketimuran juga merendah-rendahkan
ahli sains dan seniman; cucu lali-lakinya Ulugh
Beg adalah seorang astronomi yang pertama di dunia.
Ia adalah bangsa Turki semasa Dinasti Timurid,
bahasa menggunakan dialek Chaghatai, dan menjadi
sebuah bahasa kesusasteraan di dalam Mawarannhr-meskipun
Timurid menulis dengan merendah-rendahkan Persia.
Sehingga saja Persia telah di pakai untuk daerah
itu.
Pengarang
Chaghataid terbesar, adalah Ali Shir Nava'i, yang
giat di daerah itu untuk Heart, di barat laut
Afghanistan sekarang berada di antara dua abad
kelima belas. Negara Timurid dengan cepat terbagi
menjadi dua selepas kematian ketimuran. Pertempuran
yang kronis di Timurid juga menarik perhatian
kelompok suku pengembara Uzbek yang hidup di sebelah
utara Laut Aral. Pada tahun 1501 orang Uzbek mulai
melakukan serangan unutk Mawarannahr.
back
to content page
|