|
Uzbekistan
/ Sejarah / Periode Uzbekistan
Pada
tahun 1510 sekelompok orang Uzbekistan telah mempersiapkan
penaklukan Asia bagian Tengah, termasuk wilayah
Uzbekistan untuk memperoleh kemenangan. Untuk
negara mereka tidak bisa di pungkiri bahwa mereka
yang paling kuat, Khanate Bukhoro, di pusatkan
di kota Bukhoro. Khanate dibawah penagwasan Mawarannahr,
terutama daerah Tashkent, Fergana Valley di timur,
dan Afghanistan utara. Sebuah keadaan yang kedua
di dalam daerah oasis Khorazm di mulut Amu Darya.
Khanate Bukhoro itu pada awalnya di ketuai oleh
dinasty Shaybanid yang bekerja penuh dengan semangat.
Dinasty Shaybanids bersaing dengan Iran, yang
mana di kepalai oleh Dinasty Safavid, untuk wilayah
jauh di bagian utara sampai ke timur dengan tambahan
tanaman yang subur di Iran. Peperangan dengan
Iran juga memiliki suatu arah beragama di karenakan
orang Uzbekistan adalah orang Islam Sunni, sedangkan
Iran adalah Shia. Pada akhir abad ke 16, negara
Bukhoro Uzbekistan dan Khorazm mulai lemah karena
peperangan tidak berakhir dan mereka saling bertentangan
dengan bangsa Persia yang kuat dalam pertandingan
untuk tahta diantara khans di dalam kuasa dan
pewaris mereka.
Pada
awal abad ke 17, Dinasty Shaybanid digantikan
oleh Dinasty Janid. Salah satu faktor yang disumbangkan
kepada kekalahan Khanate Uzbekistan pada masa
ini adalah kemerosotan perdagangan umum yang di
pindahkan ke daerah. Perubahan ini diawali pada
abad sebelumnya bila lautan bisa di dagangkan
perjalanan di resmikan dari Eropa ke India dan
China, menggagalkan Silk Route. Sebagai lautan
kekuasaan Eropa pengangkutan berkembang dan beberapa
perdagangan di hancurkan, kota seperti Bukhoro,
Merv, dan Samarqand di Khanate Bukhoro dan Khiva
dan Urganch di Khorazm (Urgench) berawalnya perdagangan
merosot secara perlahan-lahan.
Perjuangan
Uzbekistan dengan Iran juga menimbulkan pengasingan
kebudayaan untuk Asia bagian Tengah daripada dunia
Islam yang lain. Disamping ini masalah perjuangan
dengan pengembara dari padang rumput Rusia yang
terus ke utara. Pada abad ke 17 dan ke 18, pengembara
Kazak dan Mongolia selalu menyerang Khanates Uzbekistan,
menyebabkan kerusakan yang luas dan hambatan.
Pada awalnya untuk abad ke 18, Khanate Bukhoro
menghancurkan kota Fergana yang daerahnya subur,
dan suatu Khanate Uzbekistan yang baru di bentuk
Quqon.
back
to content page
|