|
Uzbekistan
/ Sejarah / Penaklukan Rusia
Pada abad ke 19, minat Rusia di bidang bertambah
secara besar-besaran, di perciki oleh kebimbangan
yang rendah di atas bentuk negara Inggris di atas
pusat Asia; oleh kemarahan atas keadaan warganegara
Rusia di tahan sebagai budak; dan karena keinginan
mengawasi perdagangan di kawasan dengan mengadakan
sumber kapas yang bagus di Rusia. Bila Sipil Amerika
Serikat mencegah adanya pengiriman kapas dari
pembekal utama di Rusia, Amerika Serikat Selatan,
pusat kapas di Asia jauh lebih utama untuk kepentingan
Rusia.
Setelah
penaklukan Rusia Caucusus disiapkan sekitar tahun
1850an kementrian peperangan Rusia, oleh karena
itu, pengiriman tentara kuasa yang bertentangan
dengan Khanate Asia Pusat. Tiga pusat utama penduduk
untuk Khanates yaitu : Taskent, Bukhoro, dan Samarqand
ditahan pada tahun 1865, dan tahun 1868, secara
berturut-turut. Pada tahun 1868 Khanate Bukhoro
menanda tangani sebuah perjanjian penghasilan
Rusia Bukhoro suatu negara di bawah perlindungan
negara yang besar seperti Rusia. Khiva menjadi
seorang Rusia yang melindungi pada tahun 1873.
Dan Quqon Khanate akhirnya di gabungkan dalam
Kekaisaran Rusia, juga sebagai suatu pelindung
negara pada tahun 1876.
Segera
pada tahun 1876 secara menyeluruh yang terdiri
Uzbekistan pada jauh hari sama ada telah jatuh
ke tangan ke Rusia atau telah menjadi suatu negara
yang di lindungi oleh sebuah negara besar untuk
Rusia. Perjanjian perlindungan atas Bukhoro dan
Khiva yang memberi pengawasan Rusia terhadap keadaan
hubungan ini yang asing dan memberi kompromi penting
dalam perdagangan luar kepada pedagang Rusia;
Khanate menahan pengawasan terhadap urusan dalam
mereka sendiri. Taskent dan Quqon jatuh secara
langsung di bawah seorang jendral gubernur Rusia.
Pada
masa sepuluh tahun yang lalu aturan terdahulu
Rusia, kehidupan sehari-hari untuk orang Asia
pusat tidak berubah secara besar-besaran. Orang
Rusia dengan banyak penghasilan kapas yang meningkat,
tetapi kalau tidak mereka hanya menggangu orang
asli sedikit. Sedikit penyelesaian Rusia di bina
di sebelah kota Taskent yang terkenal dan Samarqand,
tetapi orang Rusia tidak campur tangan dengan
penduduk asli. Aturan pada zaman Rusia menghasilkan
perubahan sosial dan ekonomi yang penting untuk
beberapa orang Uzbekistan di sebabkan oleh suatu
kelompok menengah yang baru memajukan dan beberapa
petani tertindas oleh aturan yang sangat ketat
untuk tanaman kapas. Pada sepuluh tahun yang lalu
tepatnya pada abad ke 19, keadaan mulai berubah
oleh karena jalur kereta api Rusia yang baru membawa
angka yang lebih untuk orang Rusia masuk ke daerah
tersebut. Pada tahun 1890an yang mana di letakkan,
beberapa pemberontakan, masuk dengan mudah, menimbulkan
siaga penuh yang dilakukan Rusia di daerah tersebut.
Orang Rusia semakin bertambah yang menggangu dalam
urusam dalam negeri Khanate. Hanya saja perjalanan
untuk melarang Uzbekistan pada aturan Rusia itu
menjadi suatu pergerakan atau organisasi Pan-Turki,
yang juga di kenal dengan Jadidism, yang mana
pada tahun 1860an telah timbul usaha orang asli
diantara intelek yang mencoba memelihara pusat
kebudayaan islam di Asia daripada pemasukan Rusia.
Oleh
Jadidism pada tahun 1900 telah memajukan perkembangan
daerah pergerakan utama yang pertama untuk rintangan
politik. Sehingga Revolusi Bolshevik (melihat
Glosori) untuk tahun 1917, Secara modern, pikiran
skuler tentang Jadidism dalam menghadapi rintangan
dari kedua-dua orang Rusia dan Khans Uzbekistan,
yang mempunyai sebab yang lain untuk bimbang dengan
pergerakan ini. Sebelum itu kejadian 1917, atuaran
Rusia telah membawa perubahan sedikit perkembangan
pada perindustrian di sektornya secara langsung
dan menghubungkannya dengan kapas. Walaupun jalur
kereta api dan mesin pemisah biji kaps di dahulukan,
Orang Asia Industri Pusat Tekstil memajukan tanaman
kapas yang lembab untuk di angkut ke Rusia untuk
pemprosesan.
Sebagai
pemerintahan kekaisaran setelah tanaman kapas
di perluas secara dramatik, ia berubah sama rata
antara kapas dan hasil makanan, munculnya beberapa
masalah meskipun di supply makanan dalam tempo
yang pra-revolusioner Asia bagian Tengah tetap
sebagai bagian besar yang mampu mencukupi makanan.
Keadaan ini harus berubah pada waktu Soviet bila
pemerintahan Moskow melakukan kegiatan yang bengis
untuk nasional pada kapas. Dasar ini hampir menukar
pertanian ekonomi yang seluruhnya untuk Uzbekistan
ke penghasilan kapas, membawa satu sisi akibat
yang berakibat negatip selalu di rasakan sampai
hari ini di Uzbekistan dan republik lain.
back
to content page
|