|
Uzbekistan
/ Sejarah / Jadidists dan Basmachis
Pengaruh
Rusia sangat kuat diantara kemudaan tertentu intelek
yang adalah anak lelaki yang subur dan pedagang
itu. Dididik di dalam sekolah islam yang bagus,
di Universitas Rusia, atau di dalam Istanbul,
lelaki, yang datang sebagai Jadidis, ini mencoba
kepada yang belajar dari Rusia dan dari pergerakan
modern di Istanbul dan diantara Tatar, dan menggunakan
pengetahuan ini untuk mendapat kembali milik negara
mereka adalah kebebasan. Jadidis percaya yang
masyarakat mereka, dan agama mereka, mesti dibentuk
lagi dan di modernkan untuk ultimatum guna mencapai.
Pada tahun 1905 kemenangan tidak di sangka suatu
kuasa Asiatic baru di dalam peperangan Russo-Jepang
dan meletusnya revolusi di Rusia dengan harapan
perselisihan pembentukan baru diangkat yang aturan
Rusia mungkin di balikkan, dan di anggap sebagai
program modern, Asia bagian Tengah. Pembentukan
demokrat awal yang di janjikan oleh Rusia di ikuti
oleh revolusi, walau bagaimanapun, sedikit demi
sedikit melayu sebagai aturan pemerintah kekaisaran
kuasanya di kembalikan semula pada sepuluh tahun
yang mengikut 1905.
Diperbaharui
penindasan kekaisaran dan ilmu politik membalas
pemerintah Bukhoro dan Khiva serta memaksa pembentukan
semula atau di buang sama sekali. Namun demikian,
beberapa orang ketua masyarakat Uzbekistan dan
Uni Soviet, termasuk Abdur Rauf Fitrat dan yang
lainnya, mendapat nilai sebagai revolusioner alam
dan dapat berkembang dapat di nilai sebagai revolusioner
mempengaruhi ideologi dalam negeri mereka pada
waktu itu. Pada saat musim panas tahun 1916, beberapa
penyelesain di dalam timur Uzbekistan adalah jalan
untuk demonstrasi ganas yang bertentangan suatu
keputusan dekrit yang baru Rusia kekebalan Asia
Pusat kepada wajib masuk militer pada perang dunia
pertama.
Tindakan
balasan yang dilakukan bertambah, dan perjuangan
secara merata dari Uzbekistan ke dalam Kyrgyz
dan wilayah Kazak. Disana, perampasan padang rumput
di Rusia telah menciptakan ketidak sukaan bukan
sebagai penyampaian pada penduduk Uzbekistan,
yang mana setuju dengan pemeliharaan haknya di
utamakan. Peluang yang selanjutnya untuk Jadidis
itu menyampaikan dirinya bahwa pada tahun 1917
dengan ultimatum pada bulan Februari dan revolusi
pada bulan Oktober di Rusia. Pada bulan Februari
peristiwa yang revolusioner pada modal milik Rusia,
Petrograd (jalan Petersburg), dengan cepat di
ulangi di Taskent, dimana penggulingan administrasi
kekaisaran jendral gubernur. Pada tempatnya, sebuah
sistem kembar di pakai, sambil menggabungkan sebuah
pemerintahan sementara dengan kuasa Uni Soviet
yang terus dan dengan lengkap tidak masuk dalam
penduduk asli Islam. Ketua asli, termasuk beberapa
jadidis mencoba membuat sebuah pemerintahan autonomi
di kota untuk Quqon di Fergana Valley, tetapi
percobaan ini dengan cepat di hancurkan mengikut
tekanan autonomi di Quqon, Jadidis dan lainnya
secara mudah perselisihan menghubungkan semula
yang di panggil dengan
Pemberontakan
Basmachi yang bertentangan dengan aturan Uni Soviet,
dimana pada tahun 1922 telah menyelamatkan dan
menegaskan bahwa perang sipil sangat kuat dan
memegang peranan penting di Asia Pusat. Untuk
satu decade lagi, pejuang gerilyawan Basmachi
(yang menghina nama pejuang Slavic dengan tidak
menggunakan diri mereka sendiri) yang menentang
dengan keras peraturan Soviet di daerah Asia Pusat.
Bagaimanapun, mayoritas dari Kaum Jadidis, dijadikan
seperti Fitrat dan Khojayev Faizulla, sekelompok
masyarakat mereka dengan para komunis. Pada tahun
1920 Khojatev, adalah sekertaris pertama di Pesta
Komunis di Uzbekistan, dan membantu kekuatan komunis
dalam penangkapan Bukhoro dan Khiva. Setelah Amir
dari Bukhoro bergabung dengan pergerakan Basmachi,
Khojayev presiden baru yang tidak bisa di pungkiri
sebagai penduduk Bukhoran Soviet Republik. Para
penduduk republik dari Khorazm selalu menggunakan
aturan yang pada saat Khiva.
Pemberontakan
Basmachi itu akhirnya di hancurkan dan di anggap
sebagai peperangan saudara di Rusia berakhir dan
komunis melukis bagian besar untuk penduduk Asia
Pusat dengan perjanjian ekonomi yang berpotensi
sebagai ketua Soviet Vladimir I. Dasar ekonomi
yang baru Lenin (Glosori NEP). Dibawah ini keadaan,
banyak orang Asia Pusat menhubungkan pesta komunis,
banyak mendapat dukungan dari pemerintah untuk
sosialisasi republik di Uni Soviet Uzbekistan
(SSR Uzbek), tak bisa dipungkiri unit membuat
masukan Uzbekistan dari jauh hari pada tahun 1924
dan Tajikistan. Ketua asli itu bekerja sama dengan
pemerintah komunis dalam dasar kuasa yang kuat
yang mereka bentuk untuk merubah masyarakat tradisional
: emansipasi wanita, pembagian tanah, dan kampanye
membaca dan menulis.
back
to content page
|