pt.asiamaya dotcom indonesiaH O M Etravel / wisata
Pandu Asiamap / peta indonesiaMaps Jakarta with PhotosSingapore Streets AtlasIndonesia GuideAsia GuideTravel AsiaHotel BookingsApartments in Jakartadictionary / kamusIndonesia - EnglishVIP / Figur IndonesiaBintang IndonesiaTokoh IndonesiaInternational FiguresBintang IndiaBintang MeksikoBintang MalaysiaBintang MandarinInternational CelebritiesSports / OlahragaPemain SepakbolaKlub Sepakbola
Business / BisnisPublic CompaniesHealth / KesehatanBerita KesehatanJamu InformationNutrisiLaw / HukumKonsultasi HukumUndang-undangBerita HukumEducation / PendidikanPerguruan TinggiDirectory / DirektoriIndonesia ISPPostal RatesCompany Profile


Uzbekistan

Uzbekistan / Sejarah / Jadidists dan Basmachis

Pengaruh Rusia sangat kuat diantara kemudaan tertentu intelek yang adalah anak lelaki yang subur dan pedagang itu. Dididik di dalam sekolah islam yang bagus, di Universitas Rusia, atau di dalam Istanbul, lelaki, yang datang sebagai Jadidis, ini mencoba kepada yang belajar dari Rusia dan dari pergerakan modern di Istanbul dan diantara Tatar, dan menggunakan pengetahuan ini untuk mendapat kembali milik negara mereka adalah kebebasan. Jadidis percaya yang masyarakat mereka, dan agama mereka, mesti dibentuk lagi dan di modernkan untuk ultimatum guna mencapai. Pada tahun 1905 kemenangan tidak di sangka suatu kuasa Asiatic baru di dalam peperangan Russo-Jepang dan meletusnya revolusi di Rusia dengan harapan perselisihan pembentukan baru diangkat yang aturan Rusia mungkin di balikkan, dan di anggap sebagai program modern, Asia bagian Tengah. Pembentukan demokrat awal yang di janjikan oleh Rusia di ikuti oleh revolusi, walau bagaimanapun, sedikit demi sedikit melayu sebagai aturan pemerintah kekaisaran kuasanya di kembalikan semula pada sepuluh tahun yang mengikut 1905.

Diperbaharui penindasan kekaisaran dan ilmu politik membalas pemerintah Bukhoro dan Khiva serta memaksa pembentukan semula atau di buang sama sekali. Namun demikian, beberapa orang ketua masyarakat Uzbekistan dan Uni Soviet, termasuk Abdur Rauf Fitrat dan yang lainnya, mendapat nilai sebagai revolusioner alam dan dapat berkembang dapat di nilai sebagai revolusioner mempengaruhi ideologi dalam negeri mereka pada waktu itu. Pada saat musim panas tahun 1916, beberapa penyelesain di dalam timur Uzbekistan adalah jalan untuk demonstrasi ganas yang bertentangan suatu keputusan dekrit yang baru Rusia kekebalan Asia Pusat kepada wajib masuk militer pada perang dunia pertama.

Tindakan balasan yang dilakukan bertambah, dan perjuangan secara merata dari Uzbekistan ke dalam Kyrgyz dan wilayah Kazak. Disana, perampasan padang rumput di Rusia telah menciptakan ketidak sukaan bukan sebagai penyampaian pada penduduk Uzbekistan, yang mana setuju dengan pemeliharaan haknya di utamakan. Peluang yang selanjutnya untuk Jadidis itu menyampaikan dirinya bahwa pada tahun 1917 dengan ultimatum pada bulan Februari dan revolusi pada bulan Oktober di Rusia. Pada bulan Februari peristiwa yang revolusioner pada modal milik Rusia, Petrograd (jalan Petersburg), dengan cepat di ulangi di Taskent, dimana penggulingan administrasi kekaisaran jendral gubernur. Pada tempatnya, sebuah sistem kembar di pakai, sambil menggabungkan sebuah pemerintahan sementara dengan kuasa Uni Soviet yang terus dan dengan lengkap tidak masuk dalam penduduk asli Islam. Ketua asli, termasuk beberapa jadidis mencoba membuat sebuah pemerintahan autonomi di kota untuk Quqon di Fergana Valley, tetapi percobaan ini dengan cepat di hancurkan mengikut tekanan autonomi di Quqon, Jadidis dan lainnya secara mudah perselisihan menghubungkan semula yang di panggil dengan

Pemberontakan Basmachi yang bertentangan dengan aturan Uni Soviet, dimana pada tahun 1922 telah menyelamatkan dan menegaskan bahwa perang sipil sangat kuat dan memegang peranan penting di Asia Pusat. Untuk satu decade lagi, pejuang gerilyawan Basmachi (yang menghina nama pejuang Slavic dengan tidak menggunakan diri mereka sendiri) yang menentang dengan keras peraturan Soviet di daerah Asia Pusat. Bagaimanapun, mayoritas dari Kaum Jadidis, dijadikan seperti Fitrat dan Khojayev Faizulla, sekelompok masyarakat mereka dengan para komunis. Pada tahun 1920 Khojatev, adalah sekertaris pertama di Pesta Komunis di Uzbekistan, dan membantu kekuatan komunis dalam penangkapan Bukhoro dan Khiva. Setelah Amir dari Bukhoro bergabung dengan pergerakan Basmachi, Khojayev presiden baru yang tidak bisa di pungkiri sebagai penduduk Bukhoran Soviet Republik. Para penduduk republik dari Khorazm selalu menggunakan aturan yang pada saat Khiva.

Pemberontakan Basmachi itu akhirnya di hancurkan dan di anggap sebagai peperangan saudara di Rusia berakhir dan komunis melukis bagian besar untuk penduduk Asia Pusat dengan perjanjian ekonomi yang berpotensi sebagai ketua Soviet Vladimir I. Dasar ekonomi yang baru Lenin (Glosori NEP). Dibawah ini keadaan, banyak orang Asia Pusat menhubungkan pesta komunis, banyak mendapat dukungan dari pemerintah untuk sosialisasi republik di Uni Soviet Uzbekistan (SSR Uzbek), tak bisa dipungkiri unit membuat masukan Uzbekistan dari jauh hari pada tahun 1924 dan Tajikistan. Ketua asli itu bekerja sama dengan pemerintah komunis dalam dasar kuasa yang kuat yang mereka bentuk untuk merubah masyarakat tradisional : emansipasi wanita, pembagian tanah, dan kampanye membaca dan menulis.

back to content page


This page : http://www.asiamaya.com/panduasia/uzbekistan/e-01land/eu-lan13_i.htm
Copyright Asiamaya.com 2000
PT Asiamaya Dotcom Indonesia