|
Uzbekistan
/ Sejarah / Rintangan dan Rustifikasi
Pada
saat kematian Stalin tahun 1953, istirahat para
sanak saudara untuk pengawasan totaliter awal
oleh sekertaris Nikita S Khrushchev I (didalam
pejabat 1953-1964 pemulihan beberapa orang Uzbek
yang dibawa) warga negara siapa yang akan disingkirkan.
Lebih banyak orang Uzbek mulai menghubungkan partai
komunis Uzbekistan dan mengambil kedudukan di
pemerintahan. Walau bagaimana pun, orang Uzbek
yang ikut kerajaan itu membuat sedemikian rupa
untuk istilah Rusia. Orang Rusia memiliki bahasa
daerah, dan restifikasi yang merupakan kewajiban
karena seorang akan mendapat kedudukan di pemerintahan.
Mereka yang tidak atau tidak boleh membuang gaya
hidup Uzbek mereka akan di identifikasi dan tidak
akan dimasukkan untuk mengetuai suatu peranan
di masyarakat Uzbek secara resmi. Karena disebabkan
oleh keadaan ini, Uzbekistan memiliki suatu reputasi
yang didapat sebagai salah satu cara politik yang
konservatif di Uni Soviet.
Sebagai
orang Uzbek yang telah mendapat kedudukan yang
di muliakan oleh masyarakat, mereka juga telah
membuat atau menghidupkan kembali beberapa jaringan
yang tidak resmi atas dasar kedaerahan dan kesetian
suku. Jaringan ini membuat para anggota memiliki
bekal sebuah dukungan dan hubungan yang sering
kali mendatangkan manfaat buat mereka dan negara
mereka. Sebuah contoh telah melampaui feniomena
ini berlaku dibawah pimpinan Sharaf Rashidov,
yang merupakan sekertaris pertama untuk partai
komunis Uzbekistan pada tahun 1959 sampai tahun
1982. Semasa jabatan yang megang dia, Rashidov
membawa keluarganya banyak dan sekutu dari milik
dia dari daerah penduduk asli dalam pemerintahan
dan kedudukan pemimpin. Individu yang menjadikan
kedudukan mereka sebagai pelayan pribadi Fief
untuk memperkaya diri sendiri.
Dengan
cara ini, Rahsidov dapat memulai usaha untuk membuat
Uzbekistan terlalu menghormati Moskow. Sebagai
kenyataan setelah kematiannya, strategi Rashidov
selalu tetap dipakai oleh sekutu Leonid I yang
setia. Breznez dengan sogokan, ketua Uni Soviet
dari tahun 1964 sampai tahun 1982, para pegawai
tinggi pemerintah pusat. Dengan kelebihan ini,
pemerintah Uzbek diperbolehkan untuk secara berpura-pura
patuh dengan tuntutan Moskow untuk jatah kapas
yang semakin tinggi.
back
to content page
|