|
Sejarah
Kerajaan
Champa
Pada
abad ke-2 menurut perhitungan orang-orang Kristen,
Kerajaan Champa berdiri di wilayah yang modern,
Danang. Kerajaan Champa didirikan oleh orang-orang
Cham yang secara etnis tidak mempunyai hubungan
dengan orang-orang Vietnam, tapi mereka kemungkinan
bermigrasi dari area yang sekarang merupakan wilayah
milik Indonesia. Ketika kerajaan Funan sebelah
selatan Champa dipengaruhi oleh Cina, kerajaan
Champa selama 1600 tahun dalam sejarah mendapatkan
akibat dari Raja Cina.
Akibat
dari hal itu, Champa harus mengimbangi kekuatan
di antara dua negara tetangganya dalam hal jumlah
penduduknya dan pola militer : Vietnam di utara
dan Khmer (Kamboja) di selatan. Seperti Funan,
kerajaan Champa menerapkan kekuatan perdagangan
pelayaran laut yang berlaku hanya di wilayah yang
kecil.
Di
tahun 1471, tentara Vietnam Le Dynasty
menaklukan kerajaan Champa. Sekitar 60.000 orang
tentara Champa terbunuh, dan sekitar 60.000 orang
lainnya diculik untuk dijadikan budak. Kerajaan
Champa diperkecil wilayahnya, yang sekarang dikenal
dengan nama Nha Trang.
Pada
tahun 1720 terjadi serangan baru dari tentara
Vietnam yang mengancam kerajaan Champa. Seluruh
bangsa Cham beremigrasi ke arah barat daya, ke
wilayah utara danau Tonle Sap yang sekarang merupakan
Kamboja.
Selama
masa kekuasaan Khmer Merah di Kamboja, terjadi
teror dari tahun 1975 sampai tahun 1979. Sekitar
100.000 dari 250.000 orang Cham terbunuh.
back
to content page
|