|
Sejarah
Negara
Vietnam
Karena
khawatir terhadap penyiksaan politik akibat situasi
kesulitan ekonomi di Vietnam, menyebabkan semakin
banyaknya manusia perahu yang melarikan
diri dari negara tersebut. Padahal kapal yang
mereka gunakan tidak cocok untuk menyeberangi
lautan.
Diperkirakan
sepertiga dari seluruh manusia perahu meninggal
selama perjalanan mereka. Ini dikarenakan kapal
mereka terbalik dan tenggelam, atau bisa juga
disebabkan karena ketidakcukupan perbekalan mereka
selama perjalanan. Bajak laut menambah
masalah. Mereka menangkap pengungsi kapal, merampok
seluruh harta, memperkosa para wanita dan akhirnya
membunuh seluruh orang yang berada di kapal dan
menenggelamkan kapal.
Pada
tahun 1979, lebih dari 270.000 manusia perahu
melarikan diri dari Vietnam. Dalam enam bulan
pertama di tahun itu, armada Penjaga Pantai Malaysia
yang terdiri dari 40.000 manusia perahu Vietnam
dengan 267 kapal untuk meninggalkan wilayah perairan
Malaysia dan kembali berlayar di lautan, dimana
para pengungsi, termasuk anak-anak, menemui ajalnya.
Pada
tanggal 25 Desember 1978, setelah rangkaian pelanggaran
di perbatasan Kamboja-Vietnam, tentara Vietnam
menyerbu Kamboja. Pada tanggal 7 Januari 1979,
pasukan Vietnam menduduki Phnom Penh. Pemerintah
Vietnam yang bersahabat didirikan, Heng Samrin,
seorang gerilyawan Khmer Merah yang dahulu melarikan
diri ke Vietnam mengangkat dirinya sebagai Presiden.
Pemerintahan
Kamboja tidak dikenal di negara-negara barat.Pada
tahun1989 Hanoi menarik tentara Vietnam dari Kamboja.
Kongres
partai ke-6 tahun 1986, dan setelah krisis ekonomi
yang belangsung pada decade yang panjang, Partai
Komunis Vietnam, memutuskan untuk memberi gerakan
program ekonomi yang bertujuan untuk memperkenalkan
system ekonomi leberal. Sejak itu struktur ekonomi
Vietnam menjadi lebih berbentuk kapital, walaupun
partai komunis tetap meninggalkan bekas kekuatan
politik negara itu.
back
to content page
|