|
Undang-Undang
Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 1997 Tentang Penyiaran
Bab I Ketentuan Umum
Bab II Dasar, Asas, Tujuan, Dan
Arah
Bab III Penyelenggaraan Penyiaran
Bagian Pertama Umum
Bab III Penyelenggaraan Penyiaran
Bagian Kedua Jenis Penyiaran
Bab III Penyelenggaraan Penyiaran
Bagian Ketiga Lembaga Penyiaran Pemerintah
Bab III Penyelenggaraan Penyiaran
Bagian Keempat Lembaga Penyiaran Swasta
Bab III Penyelenggaraan Penyiaran
Bagian Kelima Lembaga Penyelenggara Penyiaran Khusus
Bab III Penyelenggaraan Penyiaran
Bagian Keenam Lembaga Penyiaran Asing
Bab III Penyelenggaraan Penyiaran
Bagian Ketujuh Hubungan Antar Lembaga Penyiaran
Bab IV Pelaksanaan Siaran Bagian
Pertama Isi Siaran
Bab IV Pelaksanaan Siaran Bagian
Kedua Bahasa Siaran
Bab IV Pelaksanaan Siaran Bagian
Ketiga Sumber Acara Siaran
Bab IV Pelaksanaan Siaran Bagian
Keempat Relai Siaran
Bab IV Pelaksanaan Siaran Bagian
Kelima Siaran Bersama
Bab IV Pelaksanaan Siaran Bagian
Keenam Rekaman Audio
Bab IV Pelaksanaan Siaran Bagian
Ketujuh Hak Siar
Bab IV Pelaksanaan Siaran Bagian
Kedelapan Klasifikasi Acara Siaran
Bab IV Pelaksanaan Siaran Bagian
Kesembilan Siaran Berita
Bab IV Pelaksanaan Siaran Bagian
Kesepuluh Siaran Iklan
Bab IV Pelaksanaan Siaran Bagian
Kesebelas Pola Acara
Bab IV Pelaksanaan Siaran Bagian
Kedua Belas Wilayah Jangkauan Siaran
Bab IV Pelaksanaan Siaran Bagian
Ketiga Belas Saran Tehnik Siaran
Bab IV Pelaksanaan Siaran Bagian
Keempat Belas Perangka Khusus Penerima Siaran
Bab IV Pelaksanaan Siaran Bagian
Kelima Belas Jasa Tambahan Penyiaran
Bab V Tata Krama Siaran Bagian
Pertama Umum
Bab V Tata Krama Siaran Bagian
Kedua Kode Etik Siaran
Bab V Tata Krama Siaran Bagian
Ketiga Wajib Ralat
Bab VI Pembinaan Dan Pengendalian
Bagian Pertama Umum
Bab VI Pembinaan Dan Pengendalian
Bagian Kedua Peran Pemerintah Khusus Dalam Pembinaan Dan Pengendalian
Bab VI Pembinaan Dan Pengendalian
Bagian Ketiga Peran Badan Pertimbangan dan Pengendalian Penyiaran
Nasional dalam Pembinaan dan Pengendalian
Bab VI Pembinaan Dan Pengendalian
Bagian Keempat Penyimanan Bahan Siaran
Bab VII Peran Serta Dan Kewajiban
Masyarakat
Bab VIII Penyerahan Urusan
Bab IX Penyidikan
Bab X Sanksi Administratif Dan
Ketentuan Pidana Bagian Pertama Sanksi Administratif
Bab X Sanksi Administratif Dan
Ketentuan Pidana Bagian Kedua Ketentuan Pidana
Bab XI Ketentuan Peralihan
Bab XII Ketentuan Penutup
Penjelasan Undang-Undang
Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 1997 Tentang Penyiaran
Umum
Pasal Demi Pasal
Pasal 1, Pasal 2, Pasal 3
Pasal 4
Pasal 5, Pasal 6
Pasal 7
Pasal 8, Pasal 9
Pasal 10
Pasal 11
Pasal 12
Pasal 13
Pasal 14
Pasal 15, Pasal 16
Pasal 17
Pasal 18
Pasal 19
Pasal 20
Pasal 21
Pasal 22
Pasal 23
Pasal 24
Pasal 25, Pasal 26
Pasal 27
Pasal 28, Pasal 29
Pasal 30
Pasal 31
Pasal 32
Pasal 33
Pasal 34
Pasal 35
Pasal 36
Pasal 37
Pasal 38
Pasal 39
Pasal 40
Pasal 41, Pasal 42
Pasal 43, Pasal 44, Pasal 45
Pasal 46
Pasal 47
Pasal 48
Pasal 49
Pasal 50
Pasal 51
Pasal 52
Pasal 53
Pasal 54
Pasal 55
Pasal 56
Pasal 57
Pasal 58, Pasal 59
Pasal 60
Pasal 61, Pasal 62
Pasal 63
Pasal 64, Pasal 65, Pasal 66
Pasal 67, Pasal 68, Pasal 69
Pasal 70, Pasal 71, Pasal 72
Pasal 73, Pasal 74, Pasal 75
Pasal 76, Pasal 77, Pasal 78
|